29 January 2020, 23:37 WIB

PLN Targetkan Penambahan Pembangkit EBT 1.492 MW pada 2020


Usman Kansong | Ekonomi

PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) menargetkan penambahan pembangkit energi baru terbarukan (EBT) sebesar 1.493 MW pada 2020.

Direktur PT. PLN Zulkifli Zaini mengatakan, saat ini daya pembangkit EBT terpasang sebesar 7.800 MW.

"Saat ini daya pembangkit EBT terpasang 7.800 MW, dengan tambahan daya dari PLTA Hasang, Sumut, berkapasitas 39 MW yang baru saja mendapat sertifikat layak operasi," kata Zulkifli dalam acara silaturahim dengan pimpinan media di Jakarta, Rabu (29/1)

Kapasitas terbesar yang dimiliki PLN di sektor EBT, yakni pembangkit listrik tenaga air (PLTA) sebanyak 4.750 MW atau 60% dari seluruh total EBT.

Baca juga : Dirut PLN : Kami Akan Efisiensi Besar-Besaran

"Di Indonesia PLTA memang pembangkit paling baik untuk sektor LBT karena kapasitas listrik yang dihasilkannya besar," kata Zulkifli.

Indonesia menargetkan 23% EBT pada 2025. Saat ini EBT baru mencapai 12 persen.

"Ini target bergerak karena kalau pembangkit energi konvensional meningkat, misalnya, persentase EBT berkurang. Ini tantangan," ucap Zulkifli.

PLN baru saja menandatangani kerja sama dengan Masdar, sebuah perusahaan Uni Emirat Arab, untuk pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung Cirata berkapasitas 145 MW. (OL-7)

BERITA TERKAIT