29 January 2020, 20:38 WIB

Cak Imin Bantah ada Aliran Dana ke PKB di Suap Proyek PUPR


Abdillah Muhammad Marzuqi | Politik dan Hukum

KETUA Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus suap proyek Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (29/1).

Pria yang karib disapa Cak Imim itu diperiksa untuk tersangka Hong Arta John Alfred atas dugaan adanya aliran dana suap ke partainya. Saat itu, Muhaimin masih menjabat sebagai anggota DPR dari Fraksi PKB periode 2014-2019.

Usai pemeriksaan, Muhaimin menegaskan tidak aliran dana ke elite PKB.

"Tidak benar itu. Tidak benar," ujar pria yang akrab disapa Cak Imin itu usai pemeriksaan.

Pemeriksaan terhadap sejumlah politikus PKB dilakukan KPK setelah adanya bukti mengenai aliran duit dari proyek jalan di Kementerian PUPR. Dugaan aliran dana itu dibeberkan Eks politikus PKB Musa Zainuddin.

Baca juga : WP KPK Minta Kejagung tidak Buru-Buru Minta Pegawainya

Cak Imim sedianya akan diperiksa, Kamis (30/1). Namun ia meminta jadwal pemeriksaan dimajukan dengan mendatangi KPK pada hari ini.

"Pemanggilannya besok tapi karena besok saya ada acara jadi minta maju dan alhamdulillah selesai," terang Wakil Ketua DPR itu.

Menurutnya, ia terbuka dalam proses pemeriksaan. Ia mengaku telah memberi penjelasan pada penyidik KPK dan menjawab banyak pertanyaan dari penyidik.

"Semuanya sudah saya kasihkan penjelasan, sudah selesai," sambungnya.

Kendati demikian, Cak Imin tidak mengungkapkan secara jelas terkait penjelasan macam apa yang ia sampaikan pada penyidik. (OL-7)

BERITA TERKAIT