30 January 2020, 01:40 WIB

Mengenal Kota Wuhan Jantung Industri Tiongkok


MI | Internasional

WUHAN, ibu kota Provinsi Hubei, Tiongkok diserang oleh virus Corona. Kota dengan penduduk 11 juta ini dikenal sebagai ‘Chicago’ di Tiongkok karena merupakan pusat industri manufaktur mobil yang berkembang pesat.

Wuhan telah lama menjadi pusat perdagangan di Tiongkok berkat posisinya di sepanjang Sungai Yangtze. Mengutip The New York Times, kota yang memiliki sejarah panjang 3.500 tahun itu telah beralih menjadi pusat transportasi utama penghubung antarkota.

Keuntungan ini menjadikan Wuhan jantung industri Tiongkok. Wilayah ini menjadi rumah bagi pabrik-pabrik besar yang memproduksi mobil untuk General Motors, Nissan, Honda dan merek global dan lokal lainnya. Demikian juga perusahaan seperti IBM, HSBC, Siemens, Walmart, Ericsson dan banyak lagi.

Sebagai ibu kota dan kota terpadat dengan populasi 11 juta orang, Wuhan mampu menghasilkan sekitar U$224 miliar dalam Produk Domestik Bruto (PDB) pada 2018.

Pertumbuhan PDB Wuhan adalah 7,8% pada 2019, 1,7% lebih tinggi dari rata-rata nasional. Nilai total impor dan ekspor mencapai 244 miliar yuan, menyumbang 61,9% dari keseluruhan nilai perdagangan luar negeri provinsi Hubei.

Ini adalah kota tuan rumah untuk Piala Dunia Klub FIFA 2021, mempercepat pembangunan lima pangkalan industri tingkat nasional, dan berupaya membangun industri teknologi tinggi sebagai lembah optik Tiongkok.

“Harapan saya untuk dekade berikutnya adalah mengubah Wuhan menjadi pusat R & D besar untuk Xiaomi dan dataran tinggi teknologi era AI,” Lei Jun, pendiri perusahaan, mengatakan pada bulan lalu.

Dengan penelitian dan pengembangan dalam teknologi perintis, industri teknologi tinggi menghasilkan lebih dari 1 triliun yuan atau US$143 miliar pada 2018. “Lembah Optik sekarang menjadi salah satu daerah paling inovatif dan paling cepat berkembang di Tiongkok tengah,” Wang Xiangwang, anggota komite kota Partai Komunis.

Wuhan memiliki sejumlah besar pekerja migran, yang beberapa di antaranya bekerja di industri mobil dan baja. Sejumlah besar penghuni kota ini merupakan siswa, karena di kota ini terdapat Universitas Wuhan yang cukup popular.

Wuhan memiliki bandara internasional yang memiliki rute penerbangan ke New York dan san Fransisco, serta London, Tokyo, Moskow dan berbagai kota internasional lain. Bandara Internasional Wuhan menangani 20 juta penumpang pada 2016, dan menawarkan penerbangan langsung ke London, Paris, Dubai, dan kota-kota lain di seluruh dunia.

Coronavirus novel atau 2019-nCoV, mulai menginfeksi jiwa kota dan rakyatnya dan membuat Wuhan kini menjadi “kota mati”. (TheGuardian/AFP/Hym/I-1)

BERITA TERKAIT