29 January 2020, 16:25 WIB

Kekosongan Spiritualitas Timbulkan Fenomena Kerajaan Baru


Tosiani | Hiburan

KETUA Rais Syuriah PW NU Jateng KH Ubaidillah Shodaqoh menilai, fenomena munculnya kerajaan sejagat lantaran ada kekosongan spiritualitas dalam diri para pelakunya.

"Artinya dengan kekosongan spiritualitas itu orang-orang tidak bisa menerima fakta yang ada. Ya, jadi tidak realistislah," ujar Ubaidillah, di Temanggung, Rabu (29/1).

Ubaidillah meminta seluruh masyarakat mesti menerima kenyataan berada di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Karena itu, segala konsekuensi dan aturan-aturan yang ada di negara ini mestinya dipatuhi.

Lantaran mengalami kekosongan spiritualitas itu, lanjut Ubaidillah, mereka membangun suatu bayangan-byangan tertentu, sehingga orang cenderung mengambil jalan pintas agar bisa keluar dari masalah-masalahnya. Caranya antara lain dengan membangun sistem sendiri, sebagaimana membangun kerajaan-kerajaan layaknya sistem kerajaan jaman dahulu.

"Mestinya itu hal yang tidak rasional, itu hal yang tidak realistis,seperti kondisi kekosongan spiritualitas, tidak ada bimbingannya,"kata dia.

Terkait kondisi tersebut, Ubaidillah mengakui pihaknya kurang bisa menjangkau mereka. Karena kurang bimbingan dan pembinaan itu, maka mereka mengalami kekosongan spiritualitas.

"Iya yang jelas juga itu, kami sebagai ulama juga merasa kecolongan di dalam membina mereka," pungkasnya. (OL-13)

 

BERITA TERKAIT