29 January 2020, 16:45 WIB

Bila Proyek Dihentikan, Kontraktor Tetap Bayar Upah Pekerja


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

DIREKTUR Utama PT Bahana Prima Nusantara, Muhidin Shaleh, menegaskan meski proyek revitalisasi monas berhenti, upah kepada para pekerja tetap harus diberikan. Hal itu disebabkan konstruksi pengerjaan dilakukan dengan sistem borongan. 

"Tenaga kerja dari kampung halaman ya. Kalau beberapa hari ya ini resiko pemborong," kata Muhidin saat dikonfirmasi, Rabu (29/1).

Baca juga: Cawagub DKI Nurmansjah Lubis Berharap Bertemu Anies

Menurutnya, untuk pemberhentian proyek memerlukan surat resmi dari Pemprov DKI Jakarta. Hingga saat ini, belum ada komunikasi dari Pemprov DKI. 

"Kita koordinsasi bersama, kalau berhenti kita semua berhenti. Kita tim. Saling koordinsasi kalau ada regulasi berhenti ya kita berhenti dulu," ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi, meminta agar proyek itu dihentikan sebab telah menyalahi prosedur karena tidak berkoordinasi dengan Setneg sesuai Keputusan Presiden No 25 tahun 1995.

Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Saefullah, menyebut dia menghormati rekomendasi DPRD DKI dan akan menghentikan proyek itu. (OL-6)

BERITA TERKAIT