29 January 2020, 16:17 WIB

Stok Pupuk Subsidi di Jabar-Banten Aman


Cikwan Suwandi | Nusantara

PT Pupuk Kujang memastikan pupuk bersubsidi di Jawa Barat dan Banten aman hingga dua bulan ke depan. Anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) tersebut meminta petani tidak khawatir kelangkaan pupuk bersubsidi.

WS Manager Komunikasi Perusahaan PT Pupuk Kujang, Indra Gunawan mengatakan dalam menjamin distribusi pupuk urea bersubsidi dan mencegah terjadinya penyimpangan penyaluran di lapangan, pemerintah menerapkan sistem distribusi pupuk bersubsidi secara tertutup dengan mempergunakan sistem distribusi melalui Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

Indra mengatakan sesuai ketentuan Kementerian Pertanian, produsen pupuk diwajibkan menyimpan stok sampai kebutuhan dua minggu ke depan. Faktanya, PT Pupuk Kujang menyiapkan stok setara dengan stok untuk dua bulan ke depan bahkan lebih.

"Hal ini untuk mencegah terjadinya kelangkaan pada saat terjadi lonjakan permintaan di musim tanam," ungkap Indra kepada Media Indonesia, Rabu (29/1).

Ia merinci stok urea untuk Jawa Barat dan Banten mencapai 178.848  ton atau 381% dari ketentuan sebesar 46.998 ton. Lalu untuk pupul NPK, stoknya mencapai 47.512 ton atau hampir empat kali lipat dari ketentuan sebesar 12.254 ton. Sedangkan pupuk organik, stoknya  mencapai 10.030 ton atau 195% dari ketentuan sebesar 4.760 ton.

Penyaluran pupuk bersubsidi dilapangan,  Indra mengatakan, pihaknya  bekerjasama dengan stakeholder dan masyarakat yang aktif dalam memonitoring penyaluran pupuk untuk sektor tanaman pangan. Hal ini agar pupuk bisa sampai ke tangan petani dengan prinsip 6T (Tepat Tempat, Tepat Harga, Tepat Jumlah, Tepat Mutu, Tepat Jenis, Tepat  Waktu).

"Kami berharap dengan komitmen bersama ini, antara perusahaan, distibutor dan kios dapat terus bersinergi dengan baik, mengedepankan kepentingan petani, dan kelancaran penyaluran pupuk bersubsidi khususnya di wilayah Jawa Barat dan Banten secara optimal," pungkas Indra. (OL-13)

 

 

BERITA TERKAIT