28 January 2020, 12:25 WIB

DPRD Jambi Lihat Kesiapan Bandara Sultan Thaha Cegah Virus Korona


mediaindonesia.com | Nusantara

WAKIL Ketua DPRD Provinsi Jambi Pinto Jayanegara memantau langsung kesiapan Bandara Sultan Thaha dalam upaya mengantisipasi terkait isu penyebaran virus korona di Jambi.

Kunjungan Wakil Ketua Pinto Jayanegara didampingi anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jambi yang terdiri dari Kamaluddin Havis, Supriyanto, Apriodito Umar, Khafid Moein, Selasa (28/1/2020).

Rombongan Wakil Ketua dan anggota Komisi IV DPRD Jambi disambut Fredho Perdana Putra selaku Plt. Executif General Manejer (EGM) Bandara STS dan dr. Lintong dari pihak Kantor Kesehtaan pelabuhan (KKP) kelas III Jambi melihat kesiapan Bandara Sultan Thaha yaitu KKP dan peralatan apa saja yang disiapkan dalam rangka antisipasi tersebur.

Rombongan DPRD Jambi juga menyempatkan diri meninjau ruang isolasi yang ada di Bandara Sultan Thaha serta dilakukan berdialog.

Wakil Ketua DPRD Jambi Pinto Jayanegara menyampaikan, isu virus korona ini jangan dianggap enteng kerena virus itu menyebar sangat cepat dan sudah menyebar diberbagai negara, maka dari itu kunjungan ke bandara ini untuk melihat langsung kesiapan dari pihak Angkasa Pura.

"Pelabuhan Udara Sultan Thaha merupakan gerbang orang luar masuk ke jambi, untuk itu perlu kita antisipasinya. Kita melihat langsung ada beberapa prosedur sudah dilaksanakan,namun kami menilai perlu ada peningkatan antara lain ruang isolasi yang belum siap ,serta alat thermal scanner masih memakai termometer biasa," ujar Pinto.

Pinto juga meminta Angkasa Pura Jambi harus selalu berkoordinasi dengan angkasa pura di pusat dan maskapai untuk informasi penumpang yang pernah ke daerah Wuhan, Tiongkok, beberapa pekan terakhir masuk ke Jambi sehingga di sini cepat ambil tindakan dan tidak terjadi kecolongan.

Sementara itu anggota Komisi IV DPRD Jambi Kamaludin Havis mengatakan, ruang isolasi di bandara itu belum layak digunakan sepenuhnya untuk mengisolasi penumpang yang diduga terjangkit virus korona.

"Berdasarkan pantauan dewan Komisi IV DPRD hanya berbentuk ruangan, besok sudah mulai dikerjakan karena ini urgent jangan ada alasan tidak selesai dalam waktu dua hari ini," tukas Kamaludin. (OL-09)

BERITA TERKAIT