28 January 2020, 22:32 WIB

FPD Pastikan Kirim Utusan ke Seluruh Panja Jiwasraya


Henri Siagian | Politik dan Hukum

FRAKSI Partai Demokrat (FPD) DPR memastikan akan mengutus wakil di tiga panitia kerja (panja) kasus PT Jiwasraya (Persero) yang terbentuk di DPR.

Dalam keterangan resmi FPD DPR yang diterima Media Indonesia, Selasa (28/1), keputusan mengirim wakil di seluruh panja yang terbentuk di Komisi III, VI, dan XI DPR adalah guna menjalankan tugas dan kewajiban konstitusi sebagai anggota legislatif.

Akan tetapi, dalam keterangan yang ditandatangani Ketua FPD DPR Edhie Baskoro Yudhoyono itu, keputusan itu juga sekaligus tetap memperjuangkan terbentuknya panitia khusus (pansus) hak angket.

Baca juga: Komisi III Pastikan Panja Jiwasraya Tidak Intervensi Penyidikan

FPD DPR juga memandang kasus gagal bayar PT Jiwasraya terhadap 5,5 juta nasabah dengan potensi total kerugian Rp13,7 triliun adalah permasalahan besar dan serius. FPD memandang UU 40 tahun 2014 tentang pembentukan Lembaga Penjamin Polis tidak diindahkan dan tidak dilaksanakan.

Baca juga: Tiga Panja Jiwasraya tidak akan Tumpang-tindih

FPD berpendapat penyelesaian skandal PT Jiwasraya harus ditempuh melalui penyelidikan yang komprehensif, terkoordinasi, dan tuntas melalui penggunaan hak angket DPR RI.

"FPD mengusulkan pembentukan pansus hak angket dalam rangka melakukan penyelidikan terhadap permasalahan Jiwasraya dengan menjunnjung tinggi transparansi dan akuntabilitas."

Baca juga: SBY Buka Suara Soal Kasus Jiwasraya

Sehingga, FPD segera mengirimkan usul pansus hak angket kepada pimpinan DPR sambil melengkapi penandatanganan oleh seluruh anggota FPD DPR.

Menurut FPD, ada beberapa pertanyaan yang perlu diklarifikasi. Mulai dari berapa triliun jebolnya keuangan Jiwasraya, bagaimana bisa jebol, siapa yang membuat jebol, apakah memang ada uang yang mengalir dan digunakan uneuk dana politik (pemilu), berapa uang rakyat yang mesti dijamin dan dikembalikan, adakah kaitan dan persamaan modus kejahatan kasus Jiwasraya dan kasus-kasus lain, dan bagaimana solusi dan penyelesaiannya ke depan. (X-15)

BERITA TERKAIT