28 January 2020, 10:00 WIB

Tak Hanya Kuasai Domestik, Kuliner Lokal Bisa Rambah Mancanegara


mediaindonesia.com | Ekonomi

KULINER-kuliner lokal atau buatan dalam negeri memiliki peluang besar untuk menguasai pasar produk makanan di dalam negeri. Pasalnya, kuliner lokal memiliki ciri rasa yang unik di kalangan masyarakat dalam negeri, dan bahkan bisa go international.

Demikian disampaikan salah satu pengusaha kuliner lokal Akbar Temuyyin Sani, dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (28/1).

Founder salah satu waralaba kuliner lokal, Tapisi, itu menyampaikan contohnya cemilan gorengan seperti Tapisi jalani saat ini yaitu singkong, pisang, dan tahu.

Saat ini ia tengah fokus melebarkan sayap bisnisnya di 2020 tidak hanya ekspansi ke beberapa wilayah di dalam dan luar negeri, tetapi juga memperkenalkan cemilan gorengan asli Indonesia ke Asia Tenggara. 

Untuk tahap awal sendiri pihaknya misalnya telah membuka cabang di Pulau Dewata Bali sebanyak tujuh gerobak. Bidikan berikutnya adalah Surabaya, Makassar, dan Bandung.

"Menyongsong awal 2020 ini, kami langsung bergerak ke daerah dan membuka cabang di Bali tepatnya di Kuta dan sudah terealisasi pada 15 Januari 2020," kata Akbar.

Selain di Bali, Akbar juga berencana membuka cabang berikutnya di negara jiran, Malaysia dan Singapura.  Ia mengatakan, Malaysia dipilih karena ongkos sewa tempat usaha di sana masih terjangkau. Selain kedua negara tersebut, Tapisi juga akan melakukan penetrasi pasar ke Brunei Darussalam.

"Sasaran mitra Tapisi adalah usaha kecil menengah (UKM)," kata akbar, pemilik Hot Sexy Chicken Resto ini.

Dia berharap, waralaba gorengan yang dijajakan dengan gerobak ini bisa hadir di negara tersebut pada 2020. "Saya ingin memasyarakatkan tahu isi, pisang goreng, dan singkong goreng (tapisi) dikenal di mancanegara, go international," lanjutnya.

Bahkan Akbar tak segan mengungkapkan bahwa pihaknya tengah melakukan penjajakan dengan satu badan usaha yang memiliki 1.000 binaan UKM untuk diarahkan memiliki usaha jual gorengan.

Tapisi yang berdiri pada 25 November 2019 ini tercatat sudah memiliki 78 mitra yang tersebar di wilayah Jabodetabek. (Ol-09)

BERITA TERKAIT