28 January 2020, 19:07 WIB

Antisipasi Virus Korona, Dinkes Tasikmalaya Bagikan Ribuan Masker


Adi Kristiadi | Nusantara

Antisipasi virus korona, Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya memberikan ribuan masker bagi penumpang secara gratis. Pembagian ini dilakukan di Bandara Wiriadinata, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (28/1).

Pembagian masker itu harus dimanfaatkan penumpang yang tiba dan berangkat termasuk warga mancanegara.

Dari pantauan di lokasi Bandara Wiridinata Kota Tasikmalaya, Dinas Kesehatan yang langsung dimpimpin oleh Kepala Dinas Uus Supangat dibantu TNI AU memberikan masker gratis kepada para penumpang yang tiba dan berangkat untuk tetap mengantisipasi penyebaran virus korona. Pemberian tersebut sebagai langkah awal dilakukan pemerintah daerah.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Uus mengatakan, pembagian yang dilakukan sekarang ini berupa ribuan masker untuk mengantisipasi virus korona. Karena, salah satu pasien yang telah dirawat di ruang isolasi khusus RSUD dr Soekardjo hasilnya itu hasilnya negatif namun langkah dilakukannya hanya mengantisipasi penyebaran virus saja.

"Kegiatan yang dilakukan sekarang ini hanya melakukan pencegahan sekaligus langkah awal pemanfaatan masker. Karena, di Bandara ini merupakan tempat orang keluar masuk di dalam negeri maupun luar negeri tetapi untuk suspeck yang dirawat itu hasilnya negatif," katanya, Selasa (28/1/2020).

Uus mengatakan, langkah yang dilakukannya sekarang ini, dinas kesehatan akan berupaya mengantisipasi dengan cara membagian lagi masker kepada warga yang keluar dan masuk termasuknya melakukan pendataan hingga berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi. Karena virus korona tersebut harus cepat diantisipasi supaya tak menyebar dengan memanfaatkan masker.

"Kami akan berupaya membagikan masker ini sebagai langkah awal kepada penumpang dan tidak hanya di Bandara Wiriadinata saja, tetapi di Stasion, terminal Tipe A dan terminal bus. Karena, ribuan masker selama itu sudah kita siapkan dan jumlahnya 20.000, termasuk para petugas juga harus memakainya agar mereka bebas dari virus korona," ujarnya. (AD/OL-10)

BERITA TERKAIT