28 January 2020, 18:45 WIB

Pemerintah Bidik Indeks Inklusi Keuangan 90%, Inilah Caranya


Andhika Prasetyo | Ekonomi

PEMERINTAH berencana untuk menyinergikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan program-program keuangan lain seperti Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) dan Bank Wakaf Mikro.

Tujuannya ialah untuk meningkatkan indeks inklusi keuangan di Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan memang sudah semestinya program pembiayaan atau permodalan diintegrasikan dengan KUR.

Dengan begitu, masyarakat, terutama yang berada di perdesaan akan mampu memiliki akses terhadap perbankan.

"Bapak Presiden minta kami mengintegrasikan program seperti Mekaar, Bank Wakaf Mikro untuk diintegrasikan dengan KUR agar masyarakat bankable," ujar Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (28/1).

Baca juga: Indonesia Perlu Makin Aktif Dalam Rantai Nilai Global

Dengan program tersebut, pemerintah berharap indeks inklusi keuangan yang saat ini berada di level 76,19% bisa terus tumbuh di masa mendatang.

"Bapak Presiden menargetkan indeks inklusi keuangan, dalam empat tahun ke depan bisa naik menjadi 90%," tandas Airlangga. (A-2)

BERITA TERKAIT