28 January 2020, 16:05 WIB

Pemkot Surakarta Siapkan Rp35,33 M Revitalisasi Sekolah


Widjajadi | Nusantara

TAHUN ini, Pemerintah Kota Surakarta menganggarkan Rp35,33 miliar untuk membangun dan merevitalisasi bangunan SD dan SMP yang rusak.

"Sektor pendidikan menjadi skala prioritas kami tahun ini, selain dua sektor lain, yakni infrastruktur dan kesehatan," tegas Walikota FX Hadi Rudyatmo kepada wartawan, Selasa (28/1) di Balaikota.

Anggaran tersebut, jelas FX Hadi, untuk merampungkan pembagunan sekolah. Khususnya gedung yang sudab rusak parah dan membahayakan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) atau membuat siswa dan guru tidak nyaman.

Setidaknya untuk sekolah lanjutan pertama, seperti membangun SMPN 13 perlu anggaran Rp 17 miliar. Saat ini gedung yang sudah berumur lebih dari 30 tahun sudah tidak nyaman dan rusak.

Selain SMPN 13, Pemkot juga akan merenovasi SMPN 18 dan SMPN 7 yang tidak memiliki halaman yang memadai. "Karena itu harus dibenahi segera, dan tahun ini harus tuntas," kata Walikota berkumis tebal ini.

Pembanguan gedung SD yang harus dirampungi adalah pembangunan gedung SD Negeri Mojosongo 5 dan 6, SD Negeri Beskalan, SD Negeri Kalangan, SD Negeri Kleco 1, dan SD Negeri Kleco2.

"SD Kleco I dan II, SD Mojosongo V dan VI sudah rusak parah sekali, karena bangunan sejak 1978. Jadi memang harus diprioritaskan tahun ini," imbuh dia.

Pemkot juga akan menggunakan anggaran mendahului untuk membenahi dua sekolah SD di wilayah utara, yakni SDN Mipitan dan SDN Sabrang Lor yang terdampak tanggul jebol, hingga kena banjir dan rusak.

Data dari bagian Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota menyebutkan ada sejumlah sekolah dasar yang memang perlu harus direvitalisasi, karena kerusakan sudah parah dan membahayakan siswa.

Untuk kepentingan revitalisi sekolah, nantinya siswa akan direlokasi ke sekolah-sekolah lain yang berdekatan. (OL-13)

SMPN 13 Surakarta yang diapit gedung gedung tinggi tidam sehat untum KBM, dan apalagi sudan banyak yang rusak karena dinakan usia tua. Pemkot telah membeli tanah di sebelahnya dan akan membangunnya sekaligus tahun ini dengan anggaran Rp 17 miliar. (Media Indonesia/Widjajadi)

BERITA TERKAIT