28 January 2020, 14:46 WIB

Dua Pasien Dirawat di RSHS Semakin Membaik


Eriez M Rizal | Nusantara

DUA pasien yang sempat dirawat di ruang isolasi khusus karena diduga terjangkit virus korona, kini kondisinya semakin membaik. Ketua Tim Infeksi Khusus Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS),  Yovita Hartantri mengatakan, kondisi kedua pasien cukup bagus. Gejala seperti sesak napas berat yang sempat dirasakan mulai hilang. Ia  
menuturkan, dari dua pasien yang dirawat, pasien warga negara Tiongkok kondisinya makin membaik. Sejak dirujuk ke RSHS pasien ini memang tidak ada demam. Dia hanya merasakan sesak dan flu.

"Kondis terbaru ini tidak ada keluhan demam maupun nyeri menelan. Dan kondisi secara pemeriksaan dari lab juga baik," ujar Yovita ditemui di RSHS, Selasa, (28/1).

Yovita memprediksi untuk pasien dari Tiongkok  yang sekarang tengah dirawat kemungkinan besar negatif terpapar virus korona. Berdasarkan data yang bersangkutan pulang ke Indonesia pada 12 Januari 2019. Ketika hari ini tidak ada gejala yang menunjukkan pasien itu terjangkit, maka besar kemungkinan hasil lab di Litbangkes bakal negatif.

"Karena sudah lebih dari 14 hari (masa inkubasi). Kalau sampai sekarang sudah masuk 15 hari, sudah lebih. Dan kalau memang negatif (hasil Litbangkes) akan dipulangkan," kata Yovita.

Sementara untuk pasien kedua yang merupakan warga negara Indonesia, kondisinya juga sudah membaik dibandingkan ketika datang pertama kali ke RSHS.

"Namun, pasien ini masih harus bernapas menggunakan alat bantu. Dan pasien sudah bisa diajak kontak. Tekanan darah dan pernapasan juga sudah membaik. Demam juga tidak ada, dan hasil pemeriksaan lab ke arah perbaikan," papar Yovita.

baca juga: Miliki Dokter Mumpuni, Warga Sikka tak Perlu Resah dengan Korona

Meski kondisinya perlahan membaik, saat ini kedua pasien masih dirawat di ruang isolasi. RSHS baru bisa memulangkan mereka ke keluarga atau rumah sakit awal ketika hasil sampel dari Litbangkes sudah selesai seluruhnya. Hingga pukul 11.00 WIB, RSHS belum menerima laporan berbentuk formulir yang sebelumnya dikirimkan ke Litbangkes.  Kemungkinan formulir itu bisa diterima sore ini. Meski pasien kemungkinan negatif terpapar virus korona, pihak RSHS masih akan memantau perkembangannya. (OL-3)

BERITA TERKAIT