28 January 2020, 14:35 WIB

SaveMonasSaveJakarta Jadi Trending Topic di Twitter


Thomas Harming Suwarta | Megapolitan

DI tengah polemik soal penataan kawasan Monas oleh Pemrov DKI Jakarta, warga net menyerukan #SaveMonasSaveJakarta sampai menjadi trending topic di media sosial twitter. Dipantau pada Selasa siang (28/1), sebanyak 8.361 cuitan yang menaikan tagar tersebut.

Ada banyak pesan yang disampaikan oleh warga net dengan tagar tersebut. "Monas Tak lagi menjadi kebanggaan warga Ibu Kota. What's the plan? Di kota-kota lain sibuk dengan penghijauan, di Jakarta sibuk dengan penghancuran. #SaveMonasSaveJakarta," cuit akun @RenaZenata.

Akun @Krutoi68 menambahkan : "Desember 19 tadi gue baru kunjungin monas dengan pohon yang asri, tapi sekarang digunduli oleh wan aibon. #SaveMonasSaveJakarta," cuitnya.

Ikut menaikkan tagar adalah akun @Bangzul88. Ia menulis : "Tagar rakyat hari ini #SaveMonasSaveJakarta Monas bukan cuma ikon Jakarta tapi juga bangsa Indonesia. Tugu Monas adalah monumen peringatan yang didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan melawan kolonialisme. Siapapun Gubernur Jakarta, wajib rawat Monas!! @KemensetnegRI," cuitnya.

Akun @AriestaRiico juga meluapkan kekesalannya. "Monas dibangun masa pemerintahan Presiden Soeharto tahun 1973. Dibangun sedemikian rupa utk menjadi hutan di tengah kota DKI Jakarta. Bertahun2 tak ada Gubernur yg berani rusak & tebang pohon, baru kali ini era Aniess Monas di HANCUR kan tanpa perhitungan. #SaveMonasSaveJakarta," cuitnya.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Pratikno meminta revitalisasi Monas disetop dulu sampai mendapat izin dari Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka. Pratikno menyebut perintah tersebut akan diberitahukan secara tertulis. Surat itu akan dikirim dalam waktu dekat. "Ya kita surati sajalah. Secepatnya," tutur Pratikno di Kementerian Sekretarian Negara, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Senin (27/1).

Baca juga: Kaget Lihat Kondisi Monas, DPRD: Kami Kecolongan

Terpisah sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah mengatakan revitalisasi Monas telah sesuai dengan Keputusan Presiden No 25 Tahun 1995 tentang Pembangunan Kawasan Medan Merdeka di Wilayah DKI Jakarta. Pemprov mengatakan pihaknya taat akan keputusan presiden itu.

"Pertama bahwa yang sekarang DKI sedang kerjakan adalah revitalisasi kawasan Medan Merdeka sisi selatan. Yang kita kerjakan ini masih sesuai dengan Keppres 25 Tahun '95, jadi masih cocok," ujar Sekda DKI Jakarta Saefullah di Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (24/1). (OL-4)

BERITA TERKAIT