28 January 2020, 14:00 WIB

West Ham Siapkan Ujian untuk Konsistensi Liverpool


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Sepak Bola

PEMIMPIN klasemen sementara Liga Primer Inggris Liverpool akan bertandang ke London untuk menantang West Ham United di Stadion London, Rabu (29/1).

Pasukan Juergen Klopp belum terkalahkan di Liga Primer Inggris sejauh ini. Jika menang di ibu kota, The Reds akan meraih kemenangan ke-15 di Liga primer Inggris secara berturut-turut.

Hasil tersebut harus ternodai oleh hasil kurang memuaskan usai ditahan imbang 2-2 oleh penghuni liga kasta kedua Inggris, Shrewsbury Town, di Piala FA, Senin (27/1).

Klopp memang menurunkan susunan pemain starter yang dirotasi seperti Harvey Elliot, Divock Origi, dan pendatang baru Takumi Minamino.

Hal itu memaksa keduanya harus melaksanakan pertandingan ulangan di Stadion Anfield, Selasa (4/2) waktu setempat.

Baca juga: Rodgers Harap Vardy Siap Tampil di Leg Kedua Semifinal Piala Liga

Bahkan, Klopp telah mengonfirmasi niatnya untuk melakoni laga ulangan dengan mengandalkan skuad muda U-23.

Ini adalah tanda kontroversial jika Liga Primer Inggris memang jadi prioritas Liverpool sekarang dan bahkan dengan keunggulan 16 poin dari posisi kedua sekali pun.

Hasil imbang di Piala FA bakal menjadi pemicu The Reds untuk lolos dari uji konsistensi sesungguhnya di Liga Primer Inggris. Klopp tidak mau mengambil risiko kehilangan poin melawan West Ham.

Penyerang andalan Liverpool Sadio Mane mungkin diminta tidak ikut dalam perjalanan ke London timur setelah mengalami cedera paha.

Peran Mane bisa diganti dengan Origi atau Minamino. Nama-nama seperti Adam Lallana, James Milner, dan Xherdan Shaqiri juga urung tampil. Sementara Fabinho bakal disiapkan untuk tampil di laga ulangan melawan Shrewsbury.

Bek andalan Liverpool Virgil van Dijk memperingatkan rekan setimnya untuk tidak terlampau percaya diri karena pekerjaan belum selesai meski saat ini mereka unggul 16 poin di puncak klasemen.

“Anda tidak bisa merasa tak terkalahkan - ini bukan perasaan yang kami miliki," ucap pemain Belanda tersebut.

"Apapun bisa terjadi. Ada momen yang bisa mengubah jalan cerita ketika kami berhadapan dengan Wolves. Mereka bisa saja mencetak gol kedua,” tuturnya.

Adapun The Hammers, punya prioritas berbeda dengan Liverpool. Di hadapan pendukung sendiri, pasukan David Moyes punya tekad khusus untuk menjauhi zona degradasi dengan mencuri poin penuh.

Saat ini, West Ham berada satu strip dari zona degradasi berkat perbedaan selisih gol dibandingkan Bournemouth dan Watford, namun punya raihan poin yang sama.

West Ham sendiri telah kalah di 13 dari 20 pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi sejak awal Oktober. Hal ini menyebabkan tidak ada tim yang mendapatkan poin lebih sedikit daripada tim David Moyes.

Di laga terakhir kedua tim, West Ham mampu menahan imbang 1-1 di Liga Primer Inggris, tahun lalu. Modal tersebut tidak ingin disia-siakan Manuel Lanzini dkk untuk menghentikan dominasi Liverpool yang tidak terkalahkan musim ini. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT