28 January 2020, 07:15 WIB

Ketua DPRD Imbau Warga Jakarta Waspada Virus Korona


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

KETUA DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan Prasetyo Edi Marsudi mengimbau warga ibu kota untuk berhati-hati terkait penyebaran virus korona yang berasal dari Wuhan, Tiongkok.

"Imbauannya harus hati-hati. Virus ini datangnya kita enggak tahu, tahunya dari makanan apa bisa salah atau malah kejangkit sama teman yang lagi pilek. Hati-hati, banyak minum," ujar Prasetyo saat ditemui di kawasan selatan Monas, Jakarta, Senin (27/1).

Prasetyo berpendapat virus korona tersebut bisa saja masuk ke Indonesia melalui udara atau laut lewat perantara manusia yang sudah terjangkit virus tersebut.

Pemerintah Tiongkok, hingga Senin (27/1), melaporkan korban tewas akibat virus korona (2019-nCoV) menjadi 80 orang. Sementara itu, jumlah yang terjangkit dan terkonfirmasi virus korona sebanyak 2.744 kasus.

"Kita harus jaga betul (terbebas dari virus korona). Dari bandara harus dicegah. Harus steril dijaga betul (turis) dari negara-negara yang bisa kena virus ini, seperti Tiongkok," kata Prasetyo.

Baca juga: Ini 3 RS Rujukan di Jakarta Bagi Terduga Terinfeksi Virus Korona

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah mengatakan proses evakuasi bagi WNI di Kota Wuhan belum bisa dilakukan.

Beberapa negara seperti Jepang dan Amerika Serikat (AS), juga belum berhasil mengevakuasi warga negara mereka dari Kota Wuhan.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sendiri menyiapkan tiga rumah sakit rujukan untuk pasien yang diduga terinfeksi virus korona baru (2019-nCOV).

Ketiga RS itu antara lain, RS Penyakit Infeski Sulianti Saroso di Jakarta Utara, RS Tarakan di Jakarta Pusat, dan RS Pusat Angkatan Darrat Gatot Soebroto.

Selain RS rujukan, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengungkapkan, pihaknya juga menyiapkan pendampingan dari RSUD milik Pemprov DKI.

Pemprov DKI pun telah melatih petugas kesehatan untuk menangani pasien terduga infeksi virus korona.

"Yang sudah kita latih (petugasnya) adalah yang dekat dengan bandara yaitu RSUD Koja dan RSUD Cengkareng. Ke depannya kita mengejar yang lain," ungkap Widyastuti di Gedung Balai Kota Jakarta, Senin (27/1). (OL-1)

BERITA TERKAIT