27 January 2020, 21:49 WIB

Buku Meniti Tirani Diluncurkan di HUT MI ke-50


M Farhan Zhuhri | Humaniora

DALAM rangka merayakan HUT Media Indonesia ke-50, beberapa acara menarik disiapkan untuk karyawan aktif dan alumni Media Indonesia yang pensiun maupun berkarir di tempat lain.

Salah satunya, peluncuran buku Meniti Tirani Jurnalisme Media Indonesia. Buku yang menceritakan beberapa rangkuman tulisan wartawan senior tentang pengalaman di dunia jurnalistik.

Gantyo Koespradono, selaku editor buku Meniti Tirani, menyamapaikan terima kasih kepada para penulis dan wartawan senior yang menyumbangkan cerita pada masa lalu.

Baca juga: Surya Paloh: Jaga Cita-Cita Kebebasan Pers

Ada puluhan artikel dalam buku tersebut. Salah satu artikel yang menarik berjudul "Sekali Lagi Soeharto Dan Firaun". Si penulis, Elman Saragih, menjabat sebagai Redaktur Eksekutif Media Indonesia pada zamannya. Dia menceritakan kejadian tersebut dengan detail.

Sempat menjadi "viral" pada orde baru, headline yang dimuat harian Media Indonesia dengan judul "Soeharto dan Firaun", dikupas tuntas dalam buku ini. Elman mengungkapkan selama menjabat sebagai redaktur eksekutif, edisi 23 Maret 1990 menjadi momen bersejarah dan "traumatis". Ketika tulisannya dimuat pada halaman satu dengan judul Soeharto dan Firaun.

Peluncuran buku ini merupakan rangkaian HUT MI ke-50. Mulai dari Festival Kopi yang melibatkan 50 pelaku usaha kopi di Indonesia, kemudian kuliah umum yang disampaikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Tohir, hingga persembahan menarik lainnya.(OL-11)

BERITA TERKAIT