27 January 2020, 19:34 WIB

Antisipasi Korona, AP II Perketat Pengawasan Bandara


Hilda Julaika | Humaniora

DIREKTUR Utama PT Angkasa Pura II (Persero), Muhammad Awaluddin, memastikan pengawasan ketat di sejumlah bandara yang dikelola. Pengawasan bertujuan mencegah potensi penyebaran virus korona yang berasal dari Wuhan, Tiongkok.

AP II memiliki kewenangan pengawasan terhadap 19 bandara. Saat ini, AP II memiliki fokus utama mengawasi 3 bandara yakni, Soekarno-Hatta, Halim Perdana Kusuma dan Kualanamu.

"AP II membawahi 19 bandara. Saat ini kami fokus mengmati 3 bandara yakni, Soekarno-Hatta, Halim Perdana Kusuma, dan Kualanamu," ujar Awaluddin di Kementerian Perhubungan, Jakarta (27/1).

Sebagai informasi, Pemerintah Tiongkok melaporkan hingga Senin (27/1), korban tewas akibat virus korona (2019-nCoV) menjadi 80 orang. Sementara itu, jumlah yang terjangkit dan terkonfirmasi virus korona sebanyak 2.744 kasus.

Baca juga: Kemenkes tidak Keluarkan Travel Warning Terkait Virus Korona

Dalam kondisi yang rentan, AP II melakukan sejumlah upaya pengawasan. Pertama, melakukan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di 19 bandara. Koordinasi sudah dilakukan, termasuk memonitor semua bandara dengan mengunakan scanner.

"Pertama melakukan koordinasi yang ketat dengan Kemenkes, melalui kantor kesehatan pengaduan. Laporan 19 bandara sudah terkoodinir sangat ketat untuk antisipasi korona. Kami juga memonitor 19 bandara," imbuhnya.

Kedua, melakukan koordinasi dengan regulator terkait, seperti Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. Ketiga, melakukan sosialisasi kesehatan secara internal di beberapa terminal di bandara.

Sementara itu, AP II memastikan Indonesia tidak memiliki jalur penerbangan langsung ke Wuhan. "Dapat kami sampaikan dari bandara di bawah (pengelolaan) AP II, tidak ada direct flight ke Wuhan. Namun, untuk penerbangan ke Tiongkok hingga hari ini sekitar 31-34 pergerakan per harinya. Ini yang diantisipasi," tutup Awaluddin.(OL-11)

 

BERITA TERKAIT