27 January 2020, 18:30 WIB

Gampang Kecolongan, Ketua DPRD: Anies Sibuk Mikir Pilpres


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

KETUA Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Prasetyo Edi Marsudi merasa heran atas keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mengangkat terpidana kasus penipuan Donny Andy S Saragih sebagai direktur utama Transjakarta.

Anies dianggap kecolongan dan telah melakukan maladminiatrasi dalam penunjukkan Donny pada Kamis (23/1).

"Saya enggak mengerti yang bisikin Anies siapa. Padahal, banyak tokoh-tokoh dulu yang bagus tapi di-downgrade (dicopot). Pikiran Anies nih ke (Pilpres) 2024 sih Bos," kata Pras sapaan akrab Prasetyo di Natrabu Minang Restaurant, Kebon Sirih, Jakarta, Senin (27/1).

Baca juga:DPRD Pertanyakan Alasan Anies Pilih Terpidana Pimpin TransJakarta

Pras menilai kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) zaman Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok banyak yang berkapasitas baik namun diganti oleh Anies Baswedan.

Pras bahkan menilai Anies terlalu mendengarkan Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) terkait putusan yang diambilnya.

"Jangan lu lihat TGUPP, ya silakan itu ke gubernur. Tapi kalau itu salah jangan dipakai. Ini semua sekarang TGUPP lebih kapasitasnya dari sekda dan SKPD, emang dia siapa?" tukas Pras.

Pras merasa DPRD jarang dilibatkan dalam mengambil kebijakan. Selain soal penunjukkan direktur utama Transjakarta yang bermasalah, dirinya juga menyayangkan soal revitalisasi kawasan selatan Monas.

"Saya sudah berkali-kali loh ngomong ke dia (Anies), bukan sekali dua kali. Sudah capek Bos. Begini salah, begitu salah. Kalau alasanya enggak ada wagub, jangan suka nyalahin juga," tandas Pras. (Ins/A-3)

BERITA TERKAIT