27 January 2020, 17:18 WIB

Anies Irit Bicara Soal Status Dirut Trans-Jakarta jadi Terpidana


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan enggan memberikan komentar perihal penunjukkan Direktur Utama PT Transjakarta Donny Andy S Saragih yang dinilai Ombudsman sebagai maladministrasi.

Donny diduga melakukan penipuan. Hal itu disampaikan Kepala Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya, Teguh Nugroho.

"Nanti, nanti, siang nanti," kata Anies kepada wartawan di Gedung Balai Kota Jakarta, Senin (27/1).

Donny diangkat sebagai direktur utama menggantikan Agung Wicaksono yang mengundurkan diri pada Kamis (23/1) lalu.

Diketahui, pada putusan Mahkamah Agung 13 Februari 2019 lalu, Donny masih berstatus terdakwa kasus penipuan. Dalam putusan kasasi, Hakim Agung menyatakan Donny dan terdakwa lainnya, Porman Tambunan, memutuskan bersalah dengan memperberat hukuman selama dua tahun. Sebelumnya, Pengadilan Tinggi memvonis mereka berdua satu tahun penjara.

Baca juga: Baru Tiga Hari Menjabat, Dirut Transjakarta Dicopot

Adapun kasus yang menjerat Donny saat menjabat sebagai Direktur Operasi PT Eka Lokasari Lorena Transport Tbk pada 2017. Keduanya didakwa menipu Direktur Lorena Transport, Gusti Terkelon Soerbakti.

Pihak Lorena diminta Porman untuk menyerahkan US$250 ribu untuk menyelesaikan pelanggaran perdagangan saham yang terjadi di perusahaan otobus itu.

Soerbakti pun menuruti permintaan Porman. Dia menyerahkan uang tersebut secara bertahap yakni sebesar US$170 ribu lebih dulu. Donny dan Porman melaporkan kepada Soerbakti, uang tersebut telah diserahkan ke OJK.

Soerbakti pun melaporkan kasus ini ke polisi. Pada 24 November 2017, Kepolisian Resor Jakarta Pusat membekuk Donny dan Porman.(OL-5)

BERITA TERKAIT