27 January 2020, 17:03 WIB

Butuh Penyegaran, 94% Pegawai TVRI Berusia di Atas 40 Tahun


Putri Rosmalia Octaviyani | Humaniora

DIREKSI LPP TVRI mengakui bahwa mereka kesulitan melakukan penempatan pegawai sesuai kemampuannya untuk memajukan LPP TVRI. Salah satunya karena saat ini 94% pegawai TVRI telah berusia di atas 41 tahun. Sementara itu, sebanyak 61% berusia di atas 50 tahun.

"Kami ini sudah sejak 2005 tidak ada penerimaan PNS lagi. Terakhir itu ada tahun 2014 hanya pengangkatan dari honorer yang saat diterima kualitasnya tidak melalui seleksi," ujar Direktur Umum dan SDM LPP TVRI, Tumpak Pasaribu, dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi I DPR, di gedung DPR, Jakarta, Senin, (27/1).

Tumpak mengatakan sangat sulit bagi TVRI menemukan pegawai dengan kualifikasi yang cocok dengan berbagai bidang yang dibutuhkan. Sementara TVRI merupakan industri kreatif yang pergerakan dan perkembangannya harus cepat mengikuti kemajuan teknologi dan zaman.

"TVRI juga belum memiliki sistem talent pool yang dapat sewaktu-waktu mengisi jabatan kosong, karena kami kesulitan mendapatkan peawai yang sesuai dengan persyaratan jabatan. Tidak ada penerimaan dalam waktu lama, sementara setiap tahun juga ada yang pensiun," ujar Tumpak.

Dijelakan Tumpak, kondisi tersebut juga yang membuat adanya mutasi jabatan pada pegawai sebelum memasuki batas minimal lama kerja, yakni 2 tahun. Hal itu diungkapkan terpaksa dilakukan demi menjaga kualitas dan kebutuhan penyiaran.

Saat ini, dijelaskan Tumpak, pihak TVRI terus melakukan dialog dan pendekatan pada pemerintah, seperti Kementerian PAN RB agar formasi kebutuhan pegawai TVRI bisa diisi.

"Kami tahun ini sudah membuka formasi ASN 300. Saat ini seleksi sudah mulai berjalan, semoga dengan begitu perlahan kebutuhan peawai bisa terpenuhi," ujar Tumpak. (OL-4)

BERITA TERKAIT