27 January 2020, 11:06 WIB

Gubernur NTB Dorong Penyandang Disabilitas Sekolah ke Luar Negeri


Yusuf Riaman | Nusantara

PEMPROV Nusa Tenggara Barat berupaya menambah sarana dan prasarana akses bagi penyandang disabilitas baik area publik maupun pemerintahan.

"Insya Allah, kita upayakan pelan-pelan semua kebutuhan penyandang disabilitas akan bisa kita penuhi di NTB. Caranya, kita mulai dulu di kantor pemerintahan," ujar Gubernur NTB, Zulkieflimansyah saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) NTB di kediaman H. Rachmat Hidayat di Jl. Panji Masyarakat, Sekarbela, Kota Mataram, Minggu (26/01) petang.

Zul mengaku, pemenuhan fasilitas bagi penyandang disabilitas memang gampang diucapkan. Namun pada praktiknya hal tersebut sangat sulit diaplikasikan. Hal ini, lantaran pemenuhan fasilitas bagi penyandang disabilitas masuk katagori mengubah mindset masyarakat secara umum.

"Kami akan coba mendata sarana dan prasarana apa saja yang dibutuhkan oleh para penyandang disabilitas itu. Sehingga friendly pada difabel di NTB bisa kita wujudkan," kata Gubernur.

Gubernur mengapresiasi Ketua Pertuni NTB, Fitri Nugrahaningrum yang bakal melanjutkan studi magisternya ke Amerika Serikat dalam waktu dekat.

Menurutnya, keberhasilan seseorang bisa melanjutkan perkuliahannya ke luar negeri bisa membuka cakrawala berpikirnya ke arah yang lebih maju. Dengan demikian, kaum difabel tidak lagi dipandang sebelah mata keberadaannya di NTB ke depannya.

"Atas nama Pemda NTB saya bangga Ibu Fitri bisa berkuliah ke Luar Negeri. Wajar kalau saya bilang, Ibu Ketua ini cocok jadi gubernur menggantikan posisi saya kedepan," ucap Gubernur.

Zul berupaya menyiapkan segala fasilitas agar difabel ini memiliki kesamaan hak dengan warga NTB pada umumnya.

"Termasuk bagaimana, kita siapkan akses pekerjaan melalui program pemda NTB," ujarnya.

Selain kantor layanan pemerintahan, akses ramah disabilitas nantinya juga terdapat di fasilitas publik, seperti trotoar hingga jembatan penyeberangan orang (JPO). Petugas layanan juga akan diberi pelatihan khusus supaya dapat melayani warga penyandang disabilitas.

"Saya punya mimpi NTB bisa meniru seperti di Stadiun Old Trafford milik Manchester United. Di sana itu, ada fasilitas khusus bagi penyandang disabilitas menonton sepak bola. Insya Allah, kita pelan-pelan mememuhinya. Termasuk, bagaimana peningkatan pendidikan bagi penyandang disabilitas juga akan kita bisa pikirkan untuk disamakan," tegas gubernur.Turis Hong Kong Diduga Tertular Virus Korona Dirawat di Sorong

baca juga:

Gubernur NTB menargetkan, semua perbaikan dan penambahan fasilitas itu dapat tuntas pada akhir 2020 mendatang.  Ketua DPD Pertuni NTB Fitri Nugrahaningrum meminta, pada HUT yang ke-54 kali ini, seyogyanya para penyandang disabiltas tidak lagi  dimarginalkan. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT