27 January 2020, 07:17 WIB

Ombudsman: Pekerja Asal Tiongkok Tidak Boleh Masuk ke Indonesia


Antara | Humaniora

KOMISIONER Ombudsman RI La Ode Ida meminta pemerintah untuk mengeluarkan larangan sementara ke Indonesia bagi pekerja dan wisatawan Tiongkok, guna menghindari penularan virus Corona yang hingga kini belum ada obatnya.
 
"Sehubungan dengan munculnya virus korona, maka pemerintah Indonesia seharusnya segera mengeluarkan larangan masuk pekerja asal Tiongkok," kata La Ode Ida dalam siaran pers di Jakarta, Senin (27/1)
 
Selain itu, para pekerja dari Tiongkok yang sudah telanjur berada di Indonesia segera didata dan dilakukan pemeriksaan khusus, untuk memastikan mereka terbebas dari virus mematikan itu.  Pada awal 2020 diberitakan bahwa virus korona telah berjangkit di Provinsi Wuhan, Tiongkok, dan mengakibatkan 56 orang meninggal dunia karena serangan virus itu.
 
Oleh karena itu, mantan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) itu mengharapkan agar bangsa Indonesia terhindar dari virus korona yang sudah berjangkit dan memakan korban yang banyak di daratan Tiongkok,  serta sudah menyebar di sejumlah negara termasuk di Singapura dan Thailand. Menurut La Ode Ida, perlindungan terhadap nyawa warga negara Indonesia jauh lebih utama ketimbang membebaskan masuknya pekerja asal Tiongkok atas nama investasi.
 
"Karena virus yang mematikan itu sudah terbukti bersumber dari Tiongkok, dan pemerintah Indonesia memiliki kewajiban asasi untuk melindungi warganya dari bahaya kontaminasi dari virus yang kemungkinan dibawa oleh para pekerja atau para wisatawan Tiongkok," tegasnya.

baca juga: Jauhi Sumber Penularan dan Rajin Cuci Tangan

La Ode Ida menambahkan, para pekerja asal Tiongkok hampir tiap hari masuk ke Indonesia, khususnya ke Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah. Ombudsman RI pada 2018 sudah melakukan investigasi ke sejumlah daerah dan menemukan fakta bahwa mereka umumnya pekerja di smelter-smelter PMA asal Tiongkok. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT