26 January 2020, 15:45 WIB

Williams Mengaku Jadi Korban Serangan Rasial di Espanyol


Basuki Eka Purnama | Sepak Bola

PENYERANG Athletic Bilbao Inaki Williams mengaku dirinya menjadi korban serangan rasial saat timnya bermain imbang 1-1 di markas Espanyol dalam laga lanjutan La Liga, Minggu (26/1) dini hari WIB.

"Saya tidak hanya sedih karena kami hanya bermain imbang namun juga karena saya mengalami serangan rasial,: ujar Williams kepada laman daring resmi Bilbao selepas laga. "Itu adalah hal yang seharusnya tidak dialami pemain kulit hitam, atau pemain mana pun. Itu sudah keterlaluan."

"Orang seharusnya datang ke stadion untuk menonton pertandingan, mendukung tim mereka, dan menikmati sepak bola."

Baca juga: Valencia Akhiri Bulan Madu Setien di Barcelona

"Faktanya, ini adalah hari ysang sedih karena seharusnya hal semacam ini tidak terjadi," imbuhnya.

Inaki kemudian lewat media sosial mengatakan, "Sangat sedih karena hari ini kita kembali mengalami rasisme di sepak bola. Kita harus menghentikannya. Terima kasih atas dukungan kalian semua #Nomocracies #Semiotracism."

Athletic Bilbao kemudian menyatakan dukungan mereka untuk penyerang berusia 25 tahun itu. "Dukungan kami untuk @Williams45. Sebelum apa pun, toleransi nol untuk rasisme." (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT