26 January 2020, 07:10 WIB

Menjunjung Pluralisme Perekat Bangsa


Andhika Prasetyo | Humaniora

“SELAMAT Tahun Baru Imlek 2571. Semoga kita semua semakin sejahtera, meraih cita-cita, penuh kedamaian, dan semakin maju.”

Demikian unggahan Presiden Joko Widodo, kemarin, di akun media sosial Twitter dan Instagram.

Perayaan Imlek tahun ini yang jatuh Sabtu (25/1/2020) disebut sebagai Tahun Tikus Logam setelah Imlek sebelumnya merupakan Tahun Babi. Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri pada 2002 mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 19 Tahun 2002 yang meresmikan Imlek atau Tahun Baru China sebagai hari libur nasional.

Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, ketika mengunjungi Kelenteng Xian Ma di Kota Makassar, Sulsel, Jumat (24/1) malam berharap Tahun Baru Imlek membawa berkat bagi semua orang, banyak rezeki, semakin bisa memperjuangkan cita-cita bersama, dan ikut bertanggung jawab terhadap maju-mundurnya bangsa.

“Ini ekspresi penghormatan saya sebagai Ketua Umum Partai NasDem dan seluruh Keluarga Besar Partai NasDem dari seluruh Indonesia sekaligus mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek kepada saudara-saudara kita,” ujar Surya sebagaimana dikutip dari laman partainasdem.id, kemarin.

Dengan perayaan Imlek, Surya berharap semua pihak dapat menjaga rasa persatuan dan kesatuan bangsa, termasuk menjaga nilai-nilai pluralisme yang selama ini menjadi perekat kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pada sisi lain, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyambut Tahun Baru Imlek bersama masyarakat Tionghoa di Wihara Dharma Bakti dan Wihara Dharma Jaya, Petak Sembilan, Glodok, Jakarta Barat, Jumat (24/1) malam hingga Sabtu (25/1) dini hari. “Kita berharap tradisi ini bisa tumbuh berkembang dan membawa semangat persatuan di Ibu Kota. Gong Xi Fa Cai.” (Pra/Tri/Put/LN/X-3)

BERITA TERKAIT