25 January 2020, 19:05 WIB

Gandeng PSSI, ONE Championship Ingin Tingkatkan Minat Olahraga


Rahmatul Fajri | Olahraga

ONE Championship menjalin kerja sama dengan PSSI untuk meningkatkan gaya hidup sehat, pemberdayaan kawula muda, pengembangan pola pikir olahraga, serta kerja sama antarorganisasi. Salah satu kerja sama itu dengan menghadirkan atlet ONE Championship dan pemain timnas Indonesia.

Atlet ONE Championship asal Indonesia Priscilla Hertati Gaol becerita perjalanan karirnya di dunia bela diri mixed martial arts (MMA). Ia mengatakan keputusan untuk terjun ke mixed martial arts One Championship sempat terhalang izin orang tua, karena bela diri identik dengan pria.

"Awalnya saya di wushu, setelah 11 tahun memutuskan pindah karena faktor X. Tapi, itu tak mudah. Kedua orang tua melarang karena identik dengan kekerasan dan luka-luka, apalagi saya perempuan," ungkapnya pada meet and greet ONE Championship dan PSSI di Gandaria City, Jakarta, Sabtu (25/1).

Ia mengatakan dengan motivasi yang ia berikan mampu memberikan semangat bagi anak muda dan ia berharap agar ada penerusnya kelak di MMA di masa depan.

"Ya, intinya saya jelaskan di ring itu ada wasit. Lalu, kita harus yakinkan kedua orang tua dengan prestasi di atas ring. Perlahan mereka akan bangga, meski gengsi juga mengakuinya," kata perempuan yang akrab disapa Thathie itu.

Sementara itu, pesepak bola wanita Indonesia, Zahra Muzdalifah juga meminta perempuan tak gengsi ketika tekun dalam olahraga yang identik dengan laki-laki. Ia mengatakan dengan kerja keras dan konsistensi mampu mengharumkan nama bangsa di mata dunia.

"Saya merasa sangat terhormat bisa berpartisipasi di acara ini untuk memberi motivasi anak-anak muda Indonesia. Timnas perempuan Indonesia bisa main di Asian Games 2018. Walau sempat tidak ada tapi kompetisi besar sebelumnya, kami bisa mengalahkan Maladewa. Itu hal yang membanggakan buat saya," kata Zahra.(OL-8)

BERITA TERKAIT