25 January 2020, 18:24 WIB

Hong Kong Umumkan Status Darurat Wabah Virus Wuhan


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

PEMERINTAH Hong Kong, Sabtu (25/1), menyatakan wabah virus Wuhan sebagai keadaan darurat, tingkat peringatan tertinggi di kota itu. Pihak berwenang meningkatkan langkah-langkah yang bertujuan mengurangi risiko penyebaran infeksi lebih lanjut.

"Hari ini saya menyatakan untuk menaikkan tingkat respons ke status darurat," kata pemimpin eksekutif Carrie Lam kepada wartawan.

Lam mengadakan pertemuan darurat dengan para pejabat kesehatan pada Sabtu pagi setelah kembali dari Davos. Kritik atas tanggapan pemerintahannya telah meningkat di beberapa tempat.

Dari lima orang yang dites positif terkena virus Wuhan di Hong Kong sejauh ini, empat orang tiba melalui terminal kereta berkecepatan tinggi yang baru dibangun yang menghubungkan dengan daratan Tiongkok.

Seruan untuk membatasi, atau bahkan menghentikan, kedatangan orang dari daratan Tiongkok pun mengemuka.

Pada konferensi pers Sabtu, Lam mengatakan semua penerbangan dan kereta api dari Wuhan akan dibatalkan sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Tidak ada batasan pada transportasi dari kota-kota Tiongkok lainnya, tetapi semua pelancong dari daratan sekarang harus menandatangani formulir deklarasi kesehatan.

Sekolah dan universitas, yang saat ini sedang libur Tahun Baru Imlek, akan tetap ditutup hingga 17 Februari, tambahnya.

Serangkaian acara publik, termasuk gala tahun baru dan maraton bulan depan, juga akan dibatalkan.

"Kita harus bersatu sehingga kita dapat mencegah dan mengendalikan penyakit ini," tandasnya. (CNA/OL-4)

BERITA TERKAIT