25 January 2020, 11:00 WIB

Bandara Kulonprogo Beroperasi Penuh pada 29 Maret 2020


Indriyani Astuti | Ekonomi

WAKIL Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Ma'ruf Amin, mengunjungi Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulon Progo pada Jumat (24/1). Ia mengatakan bahwa YIA merupakan bandara paling modern, serta mampu didarati oleh pesawat besar sekelas A380.

Selain modern, kata Wapres, YIA juga dihiasi dengan ornamen khas Yogyakarta, sehingga orang yang datang dapat langsung merasakan suasana Yogyakarta.

Baca juga: Ini Kendala TNI Jaga Natuna

"YIA diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan asing maupun domestik ke Yogyakarta, langsung dari berbagai negara dan tidak hanya untuk transit," ujar Wapres.

Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero), Faik Fahmi, mengatakan bahwa hingga 19 Januari 2020, progres pembangunan YIA telah mencapai 97,8% dan ditargetkan dapat selesai 100% pada awal Maret 2020. Bandara seluas 219.000 hektare persegi itu akan resmi beroperasi penuh pada 29 Maret 2020. 

Seluruh penerbangan di Bandara Adisutjipto akan dialihkan ke YIA, kecuali penerbangan berjadwal dan tidak berjadwal yang menggunakan pesawat propeller, serta penerbangan VIP menggunakan pesawat jet pribadi.

Selain itu, pada 29 Maret, YIA akan beroperasi 24 jam dari yang sebelumnya hanya beroperasi 12 jam dari pukul 06.00 - 18.00 WIB. Sementara, jam operasi Bandara Adisutjipto Yogyakarta akan berubah dari sebelumnya pukul 05.00 - 21.00 WIB, menjadi pukul 05.00 - 18.00 WIB.

Keberadaan YIA, lanjut Faik Fahmi, diharapkan meningkatkan perekonomian melalui pengembangan destinasi pariwisata Jawa Tengah dan sekitarnya di mana Borobudur menjadi salah satu dari lima destinasi wisata super prioritas.

YIA nantinya juga didukung aksesibilitas multimoda seperti jalan tol dan kereta bandara yang akan terhubung langsung dengan bandara. Saat ini, YIA didukung moda transportasi umum seperti Damri, SatelQu, taksi bandara, taksi online, dan kereta dari stasiun terdekat Stasiun Wojo yang dapat ditempuh 10 menit dari bandara. Pilihan moda transportasi ini akan semakin memudahkan para penumpang pengguna jasa bandara.

Baca juga: KPK Selisik Mekanisme PAW di PDI-P

Sejak awal beroperasi pada 6 Mei 2019 hingga akhir Desember 2019, YIA telah melayani lebih dari 232.000 penumpang dan 2.568 pergerakan pesawat dengan 13 rute domestik tujuan Denpasar, Banjarmasin, Palembang, Jakarta (Cengkareng dan Halim Perdanakusuma), Palangkaraya, Batam, Banjarmasin, Samarinda, Tarakan, Pontianak, Makassar, dan Kualanamu. Sedangkan, jumlah penerbangan di Bandara Adisutjipto sebanyak 150 penerbangan domestik dan 8 penerbangan internasional.

Penyelesaian pembangunan YIA, ujar Faik, menghabiskan waktu sekitar 17 bulan, dari waktu kontrak 24 bulan. (OL-6)

BERITA TERKAIT