24 January 2020, 23:41 WIB

Samator Berjibaku Kalahkan Garuda di Laga Pembuka Proliga 2020


Antara | Olahraga

JUARA bertahan Surabaya Bhayangkara Samator mencatat kemenangan perdana yang tidak mudah dari Jakarta Garuda pada pertandingan pertama sektor putra Proliga 2020.

Bertanding di Gelanggang Remaja Pekanbaru, Jumat (24/1) malam, Samator berbalik menaklukkan Jakarta Garuda 3-2 (22-25, 20-25, 25-23, 25-20, dan 16-14).

Samator sempat tertinggal 0-2 setelah Garuda mendominasi dua set pertama, sebaliknya pemain-pemain Samator terlihat tegang pada awal pertandingan dan kerap melakukan kesalahan sendiri.

Bhayangkara Samator sempat tertinggal 13-17 pada set ketiga yang di tengah laga Nizar terlihat tidak puas dengan kepemimpinan wasit.

"Sudah tiga kali ya (salah)," hardik Nizar kepada wasit pertandingan.

Baca juga : Sambut Proliga 2020, Jakarta Garuda Cari Pemain Baru

Namun, Samator bisa merebut set ini dengan 25-23. Mereka mampu menjaga momentum positif sehingga memenangkan set keempat dengan 25-20.

Set kelima yang menjadi set penentuan berjalan seru. Garuda awalnya memimpin dan pemain Samator banyak melakukan kesalahan. Kedua tim sempat imbang 14-14 sehingga pertandingan harus deuce, tapi Samator yang akhirnya menutup laga dengan skor 16-14.

Pelatih Surabaya Bhayangkara Samator Ibarsjah Djanu memuji pemain-pemainnya yang tetap mengatasi diri dan menunjukkan mental juara sehingga membalikkan keadaan.

Ia mengakui pemainnya sempat dipenuhi beban dalam laga perdana itu.

“Yang jelas Garuda mainnya luar biasa, mereka pemain muda jadi lepas dan tidak ada beban. Sedangkan dari Samator banyak membuat kesalahan sendiri dan memberi poin melalui receive dan blok ya,” ujarnya.

Baca juga : Tim Voli BNI 46 Sabet Empat Penghargaan Individu

Pelatih Jakarta Garuda Eko Waluyo mengaku masalah pemainnya masih sama seperti tahun lalu, yakni terburu-buru dan ingin segera mengakhiri pertandingan.

“Pemain muda masih emosi, kurang kontrol, yang seharusnya tadi rileks di set ketiga tapi malah lepas. Dan memang Samator tim yang lebih matang dengan melihat kelemahan adik-adiknya dan set ketiga sudah panas jadi lebih bisa mengendalikan permainan,” kata dia.

Garuda berharap mereka bisa menang dengan mudah pada lanjuta fase reguler Proliga 2020.

“Mudah-mudahan ke depannya bisa menang dan jangan sampai 5 set tapi lebih pada 3-0 atau 3-1, dan ini jadi pembelajaran adik-adik. Saat butuh poin itu dibutuhkan ketenangan dan emosi dilupakan,” kata dia. (Ant/OL-7)

BERITA TERKAIT