24 January 2020, 21:46 WIB

PBSI Kirim 20 Pebulu Tangkis ke Kejuaraan Asia Beregu 2020


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Olahraga

SEBANYAK sepuluh pebulu tangkis putra dan sepuluh putri terpilih masuk tim inti yang akan mewakili Indonesia dalam ajang Kejuaraan Asia Beregu 2020.

Kejuaraan beregu putra dan putri se-Asia ini akan dihelat di Manila, Filipina, pada 11-16 Februari 2020 di Rizal Memorial Coliseum.

Kejuaraan ini menggunakan format permainan Piala Thomas dan Piala Uber. Dalam dua penyelenggaraan terakhir, tim putra Indonesia berhasil merebut gelar juara.

Di Kejuaraan Asia Beregu 2016 yang berlangsung di Hyderabad, India, tim putra Indonesia menjadi jawaranya, begitu pula dua tahun kemudian di Alor Setar, Malaysia.

Melihat komposisi pemain, tim putra Indonesia memang punya kans kuat untuk mempertahankan gelar juara.

Baca juga : Gregoria Kembali Tersungkur di Tangan Yamaguchi

Sektor tunggal putra diperkuat Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie, sedangkan sektor ganda putra ada pasangan rangking satu dan dua dunia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.

"Badminton Asia Team Championships ini adalah pemanasan sebelum Piala Thomas dan Uber. Kami menurunkan tim terbaik, untuk peluang, tim putra lebih besar peluangnya. Target di sini yang penting lolos dulu ke final Piala Thomas dan Uber, lalu memantapkan posisi peringkat unggulan tim," ujar Susy Susanti, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI.

"Turnamen ini masuk poin race to olympic juga, makanya kami benar-benar perhatikan di sini. Kami maunya tampil maksimal di semua kejuaraan, namun ada skala prioritas, ini kan namanya strategi," tambahnya.

Sementara itu di tim putri, nama pebulu tangkis muda Putri Kusuma Wardani masuk dalam tim inti. Putri merupakan pemain junior kelahiran 20 Juli 2002. Sedangkan Fitriani dicoret dalam tim inti seperti dua tahun silam.

"Semua susunan terbaik, kecuali di tunggal putri tanpa Fitriani karena kepercayaan diri dia sedang drop, kalau kami paksa dan dia kalah lagi, dia bisa frustasi. Sekarang kalau latiahan lagi ada pembenahan, sampai dia siap, semoga dia bisa lewati. Tim pelatih juga mau turunkan yang muda dulu untuk pengalaman," ujar Susi, peraih medali emas Olimpiade 1992 Barcelona itu. (OL-7)

BERITA TERKAIT