25 January 2020, 01:00 WIB

Trik Ajari Anak untuk Mengelola Keuangan


Anda Nurlaila | Humaniora

KETIKA si kecil menyangka mesin anjungan tunai selalu dapat memberi uang, saatnya menjelaskan asal uang. Anda dapat mengajarinya mengelola keuangan sejak dini yang dapat dipahami anak-anak di bawah usia 10 tahun.
 
Penulis Kids, Wealth, and Consequences Jayne Pearl mengatakan kebanyakan orang tua bingung bagaimana memulai pelajaran tentang uang. Seperti dimuat dalam Parents, ada beberapa kiat membantu buah hati mengatur keuangannya sejak dini.
 
Uang tidak tumbuh dari pohon

Ketika anak-anak melihat lembaran uang keluar dari mesin ATM, mereka tidak menyadari bahwa uang adalah sumber daya yang terbatas. Jelaskan bahwa Anda bekerja untuk menghasilkan uang. Bank hanyalah tempat yang aman untuk menyimpan uang.
 
Kelola uang
 Cara terbaik untuk mengajar anak-anak untuk mulai mengelola uang adalah memberi mereka uang sejumlah uang. Jika mereka langsung membelanjakannya pada mainan favorit dan tidak punya uang lagi, itu adalah sebuah pelajaran yang baik. "Mereka belajar secara langsung konsekuensi dari pengeluaran yang berlebihan," kata Pearl.
 
Hal-hal baik bagi mereka yang menunggu
Mengajari anak-anak menunda kepuasan akan membantu memerangi mentalitas "beli sekarang, bayar nanti" yang bisa membuat mereka terlilit hutang kartu kredit  di masa depan. Sebisa mungkin, perkuat gagasan menunggu untuk membeli sesuatu.
 
Misalnya, ajak anak membuat sendiri pizza dengan toping favoritnya dan bandingkan dengan memanaskan pizza beku dari toko. Ajak anak merasakan perbedaan bahwa kue buatan sendiri membutuhkan waktu lebih lama, tetapi rasanya jauh lebih enak.
 
Jangan habiskan segera setelah memperolehnya
 Ajari anak untuk membatasi pembelian tergesa-gesa seiring dengan penundaan kepuasaan. Perlihatkan dengan contoh. Sebelum berbelanja, buat anggaran. Buat garis besar apa yang akan Anda beli, toko yang akan Anda datangi dan kisaran harga setiap barang. Kemudian bandingkan harga secara online dan dengan potongan kupon. Biarkan anak melihat sehingga dia belajar bahwa merencanakan pembelian sebelum Anda membeli adalah rutinitas.
 
Menabung itu keren
 Anak Anda menginginkan mainan baru namun tidak punya cukup uang untuk membelinya? Katakan padanya untuk menabung! Setelah sudah cukup, bawa dia belanja dan biarkan dia membayar kasir sendiri. Dia tidak akan pernah lupa bagaimana perasaan saat berhasil mencapai suatu tujuan.
 
Lacak pengeluaran
 Mengetahui kemana anak membelanjakan uangnya adalah langkah maju dalam keterampilan manajemen uang anak Anda. Minta dia menggunakan buku catatan atau gunakan komputer untuk melacak uangnya. Buat file atau dompet lama untuk menyimpan tanda terima dan nota belanja.
 
Buat daftar keinginan
 Sulit bagi anak-anak untuk menetapkan prioritas, jadi duduklah bersama dan buat daftar keinginan hal-hal yang ingin dilakukan anak Anda dengan uangnya. Kemudian bantu dia membuat peringkat dari daftarnya dengan mendiskusikan apa yang penting tentang setiap keinginan.
 
Sedikit skeptis
 Tunjukkan pada anak trik penjualan yang sering kali mengecoh orang untuk membeli berlebihan. "Skeptisisme yang sehat sangat penting. Tidak hanya agar anak-anak dapat menahan daya pikat produk di televisi tetapi juga membantu mereka untuk tidak membeli pesan di balik iklan. Seperti jika Anda memiliki pakaian dan mainan yang tepat, Anda akan menjadi populer ," kata Pearl.
 
Berbagi
 Mintalah anak-anak Anda menyumbangkan sebagian dari tabungan mereka untuk amal. Ini mengajarkan mereka bahwa uang dapat digunakan untuk membantu orang, bukan hanya untuk membeli barang. Ingatkan mereka bahwa itu bukan berapa banyak yang Anda berikan dan sekecil apa pun pemberian bermanfaat.  (Medcom/OL-14)

BERITA TERKAIT