24 January 2020, 13:53 WIB

Dubes Tiongkok Pastikan Virus Corona Masih Terkendali


Putri Rosmalia Octaviyani | Humaniora

VIRUS korona yang menyebar di Kota Wuhan, Tiongkok, semakin mengkhawatirkan negara-negara di dunia. Di Indonesia, virus tersebut sempat diisukan telah diidap oleh pasien di sejumlah rumah sakit. Salah satunya di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta.

Menanggapi hal tersebut, Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia, Xiao Qian, memastikan bahwa penyebaran virus tersebut masih terkendali. Pemerintah Tiongkok telah melakukan berbagai pencegahan agar virus tidak terus menyebar keluar dari kota Wuhan.

"Mengenai masalah virus korona saya jelaskan mengenai situasi di Kota Wuhan dari Provinsi Hubei di China yang mana ini adalah bagian pusat China, terdapat virus korona. Kita masih dapat mengontrol warga di sana," ujar Xiao Qian, di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat, (24/1).

Ia menjelaskan bahwa pemerintah Tiongkok telah menerapkan aturan isolasi. Warga Wuhan untuk sementara dilarang meninggalkan Wuhan. Begitu juga sebaliknya, warga luar tidak boleh masuk ke Wuhan untuk sementara.

"Jadi warga dari Wuhan tidak meninggalkan Wuhan, orang dari daerah lainnya tidak pergi ke Wuhan. Jadi transportasi publik akan kami kontrol dalam batas waktu yang belum ditentukan," ujarnya.

Pemerintah Tiongkok juga tetap berkomunikasi dengan WHO dan telah mengadakan rapat darurat. Dari pertemuan itu WHO menyatakan situasi saat ini belum termasuk sebagai situasi darurat global.

"Kami bekerja sama dengan WHO melalui data dan teknologi untuk menemukan solusi dan analisis dan kami bekerja sama dengan komunitas internasional, khususnya WHO, apa yang harus dilakukan," ujar Xiao Qian.

Ia mengatakan pihak kedutaan besar Tiongkok di Indonesia akan terus melakukan komunikasi dengan pemerintah Indonesia mengenai kondisi terkini akibat virus tersebut di Tiongkok. Termasuk bagaimana melakukan pencegahan penyebaran virus bila terindikasi telah ada di Indonesia.

"Kita percaya kami bisa mengontrol situasi ini. Kami juga akan terus memberi update untuk Indonesia. Kita juga sudah jelaskan ke pemerintah Indonesia mengenai situasi terkini ini, apa yang kita lakukan, sehingga bersama kita dapat melawan virus ini," tutup Xiao Qian. (Pro/OL-09)

BERITA TERKAIT