24 January 2020, 11:30 WIB

PDIP Inginkan Sapu Bersih Pilkada di 21 Daerah Jateng


Widjajadi | Nusantara

PDIP Jawa Tengah menginginkan sapu bersih Pilkada serentak yang terjadi di 21 kabupaten/kota se Jateng pada September nanti. Dasarnya adalah kemenangan PDIP di Jateng dalam Pileg serentak tahun lalu.
    
"Memang belum jadi sikap resmi DPD PDIP Jateng. Tapi saya rasa itulah yang menjadi harapan, jika melihat peta kekuatan usai Pileg serentak tahun lalu," kata Bendahara DPD PDIP Jateng Agustina Wilujeng Pramestuti di Solo, Kamis (23/1).

Menurut dia, secara resmi target untuk memenangkan Pilkada di 21 daerah se-Jateng belum dicanangkan. Ada sejumlah parameter yang akan mendukung target seperti hasil survei, kemampuan logistik dan juga respons masyarakat terhadap paslon yang nantinya mendapatkan rekomendasi DPP PDIP.

Sejauh ini, rekomendasi calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah belum dikeluarkan DPP PDIP, dan masih memberikan kesempatan kepada para bakal calon untuk yerus bersosialisasi, agar bisa mendongkrak popularitas dan elektabilitas.

Wilujeng menambahkan pada Februari 2020 akan dilakukan pengambilan sampel kembali terkait popularitas dan elektabilitas para bakal calon. Pengambilan sampel survei untuk melihat pergerakan profile para bakal calon, baik figur eksternal maupun internal.

Ia memprediksi, rekomendasi untuk bakal calon untuk Pilkada di 21 kabupaten/kota tidak akan serempak.

"Kapan waktunya saya tidak tahu, itu kebijakan DPP. Tapi prediksi saya tidak akan serentak keluarnya," imbuh politisi PDIP yang duduk di Komisi X DPR RI itu.

baca juga: Jumlah Korban Miras Oplosan Bertambah

Pada bagian lain ketika disinggung keikutsertaan Gibran Rakabuming Raka, yang sedang dalam penantian rekomendasi, dia melihat sudah semakin dikenal masyarakat Kota Solo.

"Langkah blusukan Gibran di tengah-tengah masyarakat, telah membuatnya makin dikenal. Itu sungguh modal bagus. Begitu halnya petahana Achmad Purnomo-Teguh. Ya semua memiliki peluang untuk mendapat rekomendasi DPP. Tapi saya juga perlu mengingatkan, agar kader PDIP tetap tegak lurus terhadap apa pun keputusan DPP menyangkut rekomendasi. Itu prinsip PDIP," tegas dia sekali lagi. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT