23 January 2020, 21:57 WIB

BRI Salurkan Kredit Rp908,88 Triliun Selama 2019


Hilda Julaika | Ekonomi

PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) (Persero) Tbk telah menyalurkan kredit Rp908,88 triliun pada 2019 atau tumbuh sebesar 8,44% year on year. Kredit mikro menjadi penyumbang utama pertumbuhan kredit tersebut.

Menurut Direktur Utama (Dirut) BRI Sunarso, pertumbuhan kredit BRI ini di atas rata-rata pertumbuhan industri perbankan yang mencapai 6,08%. Adapun perolehan laba BRI selama 2019 mencapai Rp34,4 triliun.

"Selama setahun di 2019, BRI berhasil menyalurkan kredit sebesar Rp908,88 triliun. Artinya tumbuh sebesar 8,44%. Pertumbuhan kredit ini di atas rata-rata pertumbuhan industri perbankan karena industri perbankan tumbuh 6,08% menurut OJK," ujar Sunarso di Gedung BRI 1 Jakarta, Kamis (23/1).

Lebih lanjut Sunarso menjelaskan, faktor pendukung pertumbuhan kredit tersebut berasal dari penyaluran kredit mikro yang tumbuh double digit. Tepatnya mencapai angka 12,19% sepanjang tahun 2019. Tercatat porsi kredit mikro pada BRI sebagai perusahaan induk telah meningkat dari 34,3% menjadi 35,8%.

Hal ini menurut Sunarso sejalan dengan aspirasi BRI pada 2022 yang ingin mencapai komposisi kredit mikro mencapai 40%.

Selain disumbang oleh kredit mikro, pertumbuhan kredit BRI juga ditopang oleh pertumbuhan kredit ritel dan menengah. Tercatat kredit ritel dan menengah berhasil tumbuh hingga 12,08% yoy menjadi Rp269,64 triliun di akhir 2019.

Sementara itu, untuk kredit macet/non performing loan (NPL) BRI juga mampu menjaga kualitas kredit di level positif yakni, NPL 2,80% dengan NPL rata-rata mencapai 153,64%.

"Di samping kredit mikro, pertumbuhan kredit BRI juga ditopang oleh pertumbuhan kredit ritel dan menengah yang tumbuh 12,08% yoy menjadi Rp 269,64 Triliun di akhir tahun 2019," imbuh Sunarso.

Ke depannya, BRI mengklaim akan terus melakukan pemberdayaan di segmen mikro. Caranya dengan melakukan inovasi berkelanjutan guna mendorong penetrasi kredit mikro sehingga menjangkau lebih banyak lagi nasabah.

Penggunaan teknologi pun nantinya turut berkontribusi mengembangkan kredit mikro menjadi go smaller, go shorter dan go faster. Melalui platform berbasis teknologi, BRI mempersiapkan ekosistem mikro berbasis digital untuk melayani potensi pasar mikro yang masih terbuka luas. (E-3)

BERITA TERKAIT