24 January 2020, 03:15 WIB

Kursi Solskjaer kian Digoyang


Rahmatul Fajri | Sepak Bola

KURSI pelatih yang diduduki Ole Gunnar Solskjaer kian kencang bergoyang setelah kekalahan 0-2 di kandang sendiri, Stadion Old Trafford, dari klub papan tengah Burnley di ajang Liga Primer, kemarin dini hari WIB.PDua gol dari Chris Wood dan Jay Rodriguez membuat Burnley mencatat kemenangan pertama di Old Trafford dalam 58 tahun terakhir. Sebaliknya bagi MU, ini kekalahan kandang kedua sejak Agustus silam.

Kekalahan ke-12 Solskjaer bersama MU, berbanding 11 kemenangan yang telah teraih di semua kompetisi. Fan the Red Devils sebutan MU meminta klub kesayangannya untuk segera mengganti Solskjaer dengan mantan pelatih Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino. Solskjaer yang menyandang sebagai legenda klub berjuluk ‘Setan Merah’ dinilai telah gagal menjaga performa tim. Makin tipis pula peluang MU masuk empat besar musim ini.

“Masukkan Pochettino,” teriak penggemar MU seperti dikutip laman Football.London. Beredar pula nama mantan arsitek Juventus Massimiliano Alegri, serta mantan bek MU asal Prancis, Laurent Blanc.

Mantan bek MU Rio Ferdinand terang-terangan melontarkan kritik keras. “Saya duduk di sini dan jika boleh jujur, saya malu,” kata Ferdinand yang kini berprofesi sebagai pengamat BT Sport seperti dilansir laman the Mirror. “Fan keluar meninggalkan stadion setelah menit ke-84. Itu memalukan,” jelas Ferdinand yang pernah setim dengan Solskjaer.

“Sudah sekitar 600 juta pound (Rp10,7 triliun) dibelanjakan untuk skuat ini, dan untuk apa? Saya tak melihatnya di sana. Saya tak melihat bahwa uang, rekrutmen, apa yang sudah dibawa,” tandas Ferdinand lagi.


Bergeming

Manajemen MU bergeming, kendati raihan Solskjaer lebih buruk ketimbang catatan David Moyes yang dipecat pada pekan ke-31 musim 2013/2014 silam. Persentase kemenangan Moyes mencapai 50%, sebaliknya Solskjaer hanya 34%.

Wakil CEO Manchester United Ed Woodward memutuskan untuk tidak memecat Solskjaer karena alasan bahwa pelatih asal Norwegia tersebut penting untuk rencana jangka panjang klub. Pemain muda MU masih membutuhkan polesan dari Solskjaer.

Solskjaer pun hanya bisa angkat tangan dengan kekalahan itu, karena timnya sudah mampu menguasai bola hingga 72,4%.  Sebanyak 24 sepakan ke gawang, termasuk 7 yang tepat ke gawang Burnley.

“Pemain lelah mencoba hingga akhir. Kami tidak menampilkan kreativitas. Terkadang kamu melalui periode seperti ini dan ini ujian yang akan mereka lalui,” kilah Solskjaer.

Solskjaer beralasan pemain sudah tampil maksimal, namun belum cukup untuk mendapatkan kemenangan. “Ini musim pertama mereka (pemain-pemain muda) di tim sebesar MU dan mereka masih membutuhkan waktu untuk berkembang,” bela mantan bomber subur yang pernah dimiliki MU itu.

Kekalahan ini membuat MU terpaku di peringkat kelima dengan 34 poin. Mereka kini ditempel Tottenham Hotspur yang memiliki nilai sama setelah unggul 2-1 atas tim tamu Norwich City. Kendati tanpa bomber andalan Harry Kane yang absen karena cedera, tim asuhan Jose Mourinho meraup tiga angka lewat gol Delle Ali dan Son Heung-min.

Di laga lain, Leicester City kembali ke jalur kemenangan dengan menggasak West Ham United 4-1. Tiga angka penuh itu menjaga posisi the Foxes di tiga besar dengan 48 poin, (AFP/bbc/R-2)

 

BERITA TERKAIT