23 January 2020, 18:13 WIB

Alasan Keluarga, Agung Wicaksono Mundur Dari TransJakarta


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

DIREKTUR Utama PT Transportasi Jakarta atau TransJakarta Agung Wicaksono mengundurkan diri. Pengunduran dirinya secara resmi diumumkan hari ini melalui keterangan resmi.

Agung menyebut tugasnya untuk mengintegrasikan TransJakarta dengan berbagai moda sudah terlaksana. Sehingga ia pun mohon pamit untuk memprioritaskan keluarga.

Ia menjelaskan, integrasi pertama terjadi antara TransjJakarta dan MRT di awal 2019. Dilanjutkan dengan integrasi antara TransJakarta dan LRT berikutnya.

"Sampai saat ini telah ada 65 rute integrasi MRT, 20 rute integrasi LRT, dan 156 rute integrasi KRL dan Mikrotrans telah tergabung dengan Transjakarta sebanyak 69 rute, menjadi satu dalam program Jak Lingko yang dicanangan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan dengan standar pelayanan minimum yang baik untuk warga DKI Jakarta," kata Agung, Kamis (23/1).

Agung melanjutkan, misi integrasi paling ikonic yang akan ada di Jakarta yaitu skybridge dan Cakra Selaras Wahana (CSS) yang akan menghubungkan antara Halte koridor 13 Trans-Jakarta CSW dengan Stasiun MRT ASEAN yang pembangunannya telah dimulai Rabu (22/1).

Baca juga : Anies Groundbreaking Jembatan Layang CWS-ASEAN

Peresmian pembangunannya dilakukan langsung oleh Agung, Gubernur DKI Anies Baswedan, Dirut PT MRT Jakarta William P Sabandar, dan Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo.

Agung yang juga pernah menjabat sebagai Direktur Infrastruktur PT MRT Jakarta mengucapkan terima kasih pada segenap jajaran PT TransJakarta.

"Terima kasih seluruh insan TransJakarta yang bahagia, yang telah menunjukkan kita bisa membangun transportasi publik sebagai masa depan. Terima kasih Gubernur DKI Jakarta Bapak 'Integrasi Transportasi' Anies Rasyid Baswedan, telah mengijinkan saya mengundurkan diri karena alasan pribadi untuk kebutuhan keluarga saya. Untuk masa depan juga, masa depan Indonesia terutama keluarga saya," terangnya.

Agung mulai menjabat sebagai Dirut PT TransJakarta Oktober 2018 menggantikan Budi Kaliwono yang sebelumnya merupakan direksi perusahaan travel Cipaganti.

Dengan pengunduran diri ini, Agung menjadi pejabat ketiga di era Anies Baswedan yang mundur dari posisi strategis di Pemprov DKI.

Sebelumnya ada dua pejabat eselon 2 yang juga mundur yakni Sri Mahendra Satria Wirawan yang mundur dari posisi Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Edy Junaidi yang mundur dari posisi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

Keduanya mundur di tengah kontroversi munculnya anggaran pengadaan lem aibon senilai Rp82 miliar dan anggaran sewa jasa influencer senilai Rp5 miliar di KUA-PPAS DKI Jakarta. (OL-7)

BERITA TERKAIT