23 January 2020, 17:00 WIB

Potensi Perikanan Baru Tergarap 10%


Hilda Julaika | Ekonomi

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menyebut pengembangan sektor budidaya perikanan potensinya baru tergarap 10%. Untuk itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggencarkan pengembangan budidaya perikanan.

"Alasan menjadikan sektor budidaya perikanan sebagai fokus utama, karena baru 10% yang tergarap dari potensi yang ada. Dan dari 10% itu, pengelolaan dan hasilnya belum maksimal," kata Edhy melalui keterangan resmi, Kamis (23/1).

Berdasarkan peta potensi perikanan budidaya di KKP, seluruh pulau di Indonesia berpeluang menjadi tempat pembudidayaan, baik untuk budidaya perikanan air tawar, air payau, maupun laut.

Lebih lanjut Edhy mengatakan KKP akan mengutamakan budidaya udang. Sejauh ini, ada sekitar 300 ribu hektare lahan budidaya udang di Indonesia. Lahan tersebut menghasilkan sekitar 800 ribu ton udang per tahun atau sekitar 2,6 ton per hektare.

“Kita targetkan saja menjadi 5 ton hasil panen per hektarnya,” imbuhnya.

Dalam mengembangkan sektor budidaya, Edhy berpandangan tidak hanya akan memaksimalkan lahan yang dimiliki KKP. Namun juga bekerja sama dengan lintas instansi dan lembaga seperti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Pemda, serta Perhutani.

Dari sisi permodalan, KKP menggandeng perbankan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). Pihaknya pun siap melakukan pendampingan bagi masyarakat yang akan terjun ke sektor ini.

“Kita dampingi (ke perbankan). Asal niatnya untuk produktivitas,” tambahnya. (E-3)

BERITA TERKAIT