23 January 2020, 13:46 WIB

Saksi untuk Kasus Tewasnya Siswi SMPN 147 Masih Trauma


Sri Utami | Megapolitan

POLRES Metro Jakarta Timur sangat berhati-hati dalam mengungkap kasus jatuhnya siswa dari lantai tiga gedung SMPN 147 Ciracas, Jakarta Timur. Selain mengalami trauma, pihak yang akan dimintakan keterangan merupakan keluarga almarhumah yang masih berusia anak. 

"Kami sangat berhati-hati, karena pertama yang kami mintakan keterangan masih alami trauma, sedikit-sedikit menangis dan kedua juga masih usia anak jadi harus hati-hati," ujar Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Arie Ardian Rishadi, Kamis (23/1).

Menurutnya, hingga saat ini saksi yang sudah diperiksa cukup banyak dari pihak sekolah yakni teman dan guru hingga orangtua almarhumah. 

"Sudah kami minta keterangan belum ada yang mengarah pada tindak perundungan," imbuhnya.

Baca juga:  Keluarga Siswi SMPN 147 Diminta Sekolah tak Besarkan Peristiwa

Berbagai informasi dugaan perundungan termasuk keterangan dari saksi, menurut Arie, telah didapatkan oleh penyidik namun masih harus diuji lagi. Salah satu keterangan yang sangat dibutuhkan yakni terkait pihak yang mengetahui betul kondisi almarhumah sebelum kejadian.

"Adik dan kakaknya masih sulit di-BAP. Karena sangat terpukul dan sangat berduka," ungkapnya. 

Almarhumah SN merupakan bungsu dari tiga bersaudara. Kedua orangtuanya bercerai yang kemudian SN memiliki adik tiri dari ibu barunya. Selama ini SN tidak tinggal bersama orangtua tetapi bersama neneknya.(OL-5)

BERITA TERKAIT