23 January 2020, 08:44 WIB

Pemerintah Keluarkan Imbauan bagi WNI di Kota Wuhan


Rifaldi Putra Irianto | Internasional

SEIRING menyebarnya virus korona baru di Kota Wuhan, Tiongkok, yang telah menginfeksi ratusan orang dan menewaskan sekitar 17 orang, warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Wuhan atau yang ingin pergi ke kota tersebut diimbau memperhatikan kondisi kesehatan dan selalu menjaga higenitas tubuh.

Dikutip dari laman daring Kementerian Luar Negeri (Kemlu), sesuai dengan arahan Kementerian Kesehatan RI, KBRI Beijing mengimbau seluruh masyarakat Indonesia di Tiongkok untuk selalu waspada.

"Bagi seluruh masyarakat yang berada di Wuhan atau sedang melakukan perjalanan ke Wuhan agar selalu memperhatikan kondisi kesehatan dan segera melakukan konsultasi medis apabila merasa tidak sehat dan menunjukkan gejala-gejala demam, batuk, dan sulit bernafas," ungkap Kemenlu, Kamis (23/1).

Baca juga: Tiongkok Hentikan Transportasi dari dan ke Wuhan

Tidak hanya itu, WNI juga dihimbau menghindari kontak dengan hewan hidup termasuk unggas dan burung dan menghindari mengonsumsi daging mentah dan kurang matang, serta menghindari berkunjung ke pasar ikan atau makanan laut dan tempat penjualan hewan hidup

"Menghindari berinteraksi dengan orang yang memiliki gejala demam, batuk, dan sukar bernafas atau jatuh sakit dengan gejala yang sama dengan pneumonia," imbuh Kemenlu.

Kemenlu juga meminta agar WNI selalu menjaga higienitas seperti mencuci tangan dengan sabun, memakai masker apabila sedang batuk dan pilek, dan menutup mulut dengan tisu saat batuk atau bersin.

Bagi masyarakat Indonesia yang memerlukan bantuan kekonsuleran dapat menghubungi Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tiongkok No. 4, Dongzhimenwai Dajie, Chao Yang District, Beijing 100600, People's Republic of China atau menghubungi salah satu layanan komunikasi berikut.

Tel: 001-86-(10) 6532 5489

Fax: 001-86-(10) 6532-5368

Email: set.beijing.kbri@kemlu.go.id

Sementara itu, berdasarkan laporan KBRI Beijing, sampai saat ini, tidak terdapat masyarakat Indonesia yang terjangkit penyakit pneumonia dimaksud, baik di Wuhan maupun di daerah lainnya.  (OL-1)

BERITA TERKAIT