22 January 2020, 22:50 WIB

Hillary Clinton Mulai Menyerang Senator Bernie Sander


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

PADA hari persidangan pemakzulan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dimulai, mantan calon presiden Hillary Clinton menyoroti pertarungan utama Partai Demokrat 2016 dengan Senator Bernie Sanders.

Mantan Ibu Negara itu mengatakan dia tidak akan berkomitmen untuk mendukung Sanders jika dia memenangi nominasi partai. Namun Clinton menyebut Sanders bukan alasan dirinya kalah dari Trump dalam pertarungan Gedung Putih 2016.

Clinton mengkritik Bernie Sanders, bersikeras ‘tidak ada yang suka’ dan ‘tidak ada yang mau bekerja dengannya’.

Hollywood Reporter, Selasa (21/1), menerbitkan komentar, yang dibuat oleh Clinton dalam sebuah film dokumenter Hulu, Hillary, yang akan tayang perdana di festival film Sundance pada Maret.

Clinton mengalahkan Sanders di pemilihan utama partai 2016, sebelum kalah dalam pemilihan presiden dari Trump. “Dia berada di Kongres selama bertahun-tahun (dan) memiliki satu senator yang mendukungnya,” kata Clinton, yang kemudian menyebut Sanders ‘seorang politisi karier’.

Dia bahkan mencomoh klaim Sanders mewakili pekerja harian AS sebagai ‘hanya omong kosong’. “Saya sangat sedih melihat orang-orang terpedaya dengan klaim itu,” kata Clinton.

Dia juga merujuk ke ‘budaya di sekitar’ Sanders yang dia katakan mengabadikan seksisme, rasisme, dan kebencian dalam diri staf kampanye sang senator.

Ditanya oleh Hollywood Reporter apakah dia akan mendukung Sanders jika dia memenangi pemilihan utama tahun ini, Clinton menolak untuk berkomitmen, mengatakan, “Saya belum akan melangkah ke sana.”

Namun dalam sebuah cuitan pada Selasa malam, dia tampak mengklarifikasi posisi dirinya. Clinton mengunggah cicitan yang mengatakan ia mendukung calon dari Partai Demokrat. Di Twitter, ia mengatakan semua pihak ingin mengetahui pandang-nya ototentik dan tidak ditutup-tutupi.

“Tapi untuk tetap serius, prioritas nomor satu untuk negara kami dan dunia adalah menurunkan Trump dan seperti yang selalu saya katakan, saya akan melakukan apa pun untuk mendukung calon kami,” kata Clinton.


Perselisihan Warren

Pada Selasa (21/1), Sanders mengeluarkan pernyataan sebagai tanggapan atas komentar Clinton. Namun ia tidak membahas tudingan-tudingan itu secara langsung.

“Fokus saya hari ini adalah pada momen monumental dalam sejarah Amerika: pengadilan pemakzulan Donald Trump,” ujarnya.

“Bersama-sama, kita akan maju dan mengalahkan presiden paling berbahaya dalam sejarah Amerika,” tegasnya.

Demokrat Keadilan, sebuah kelompok yang dekat dengan Sanders, memulai petisi meminta Clinton untuk mendukung siapa pun yang memenangkan nominasi.

Clinton juga terlibat dalam perselisihan antara Warren. Warren menuduhnya secara pribadi mengatakan kepadanya pada Desember 2018, ketika mereka mempertimbangkan Gedung Putih, bahwa dia tidak percaya seorang wanita bisa memenangkan pemilihan presiden.

Sanders telah menjadi target serangan saat posisinya semakin mencatatkan peningkatan dalam jajak pendapat. Dengan kaukus Iowa dua minggu lagi, ia mengumpulkan dukungan tinggi dan memimpin dalam beberapa jajak pendapat pemilih Iowa.

Jajak pendapat terbaru dari Morning Consult pada pendapat pemilih tentang senator negara bagian menemukan bahwa Sanders adalah senator AS yang paling populer.

Sanders menempati posisi kedua dalam beberapa jajak pendapat nasional untuk pemilihan utama Demokrat 2020, hanya kalah dari mantan Wakil Presiden Joe Biden.AFP/The Guardian/I-1)

BERITA TERKAIT