22 January 2020, 17:25 WIB

Kasus Pembobolan Bank, BRTI Panggil Seluruh Operator Seluler


Hilda Julaika | Ekonomi

BADAN Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) akan memanggil seluruh operator seluler pekan depan, terkait kasus pembobolan saldo bank lewat nomor SIM Card yang merugikan Ilham Bintang

Komisioner BRTI I Ketut Prihadi mengatakan tepatnya pada 28 Januari nanti pertemuan dengan operator seluler tersebut akan dilakukan. Pihaknya akan mencermati penerapan SOP pada operator. Termasuk parameter-parameter yang digunakan dalam proses registrasi kartu dan penggantian kartu.

“Minggu depan. Rencananya (pemanggilan operator seluler) pada 28 Januari. Yang dibahas evaluasi SOP yang tadi. Kita akan cermati SOP masing-masing operator, parameter-parameter apa yang digunakan sekarang untuk memproses pergantian kartu,” ujar I Ketut Prihadi.

Selain melakukan evaluasi SOP, BRTI dan operator seluler akan melakukan evaluasi terkait implementasi SOP tersebut di lapangan. Pasalnya, saat ini diketahui operator menggunakan outsourcing untuk menjalankan proses-proses pergantian kartu di gerai-gerai yang dimiliki operator seluler.

Sebagai informasi, kasus pembobolan saldo bank yang dialami seorang wartawan senior Ilham Bintang membuatnya kehilangan uang hingga ratusan juta rupiah. Modus yang digunakan pembobol adalah dengan mengambil alih nomor SIM Card Ilham yang menggunakan provider Indosat Ooredoo. Melalui ini, pembobol melakukan transaksi mobile banking dan mencuri sejumlah uang yang dimiliki Ilham.

Meski begitu, menurut Direktur Jenderal (Dirjen) Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Semual Abrijani Pangarepan, kejadian tersebut tidak bisa terjadi karena SIM Card semata. Akan tetapi merupakan rangkaian informasi pribadi milik Ilham yang digunakan oleh pembobol tersebut. (OL-2)

BERITA TERKAIT