22 January 2020, 14:25 WIB

Erick Ke Dirut Garuda yang baru : Semoga Amanah


Faustinus Nua | Ekonomi

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan  pihaknya mencari figur terbaik untuk mengelola maskapai plat merah Garuda Indonesia.

Dan dari hasil pencarian itu, akhirnya Kementerian BUMN selaku pemegang saham utama PT Garuda Indonesia (Persero) melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) resmi menunjuk Irfan Setiaputra menjadi Direktur Utama dan Triawan Munaf sebagai Komisaris Utama.

“Kami di Kementerian BUMN berupaya mencari figur terbaik yang akan duduk mengelola flight carrier kita, Garuda Indonesia," kata dia dalam keterangan tertulis, Rabu (22/1).

Erick pun berharap jajaran direksi dan komisaris baru Garuda bisa menjalankan amanah tersebut. Dia juga menekankan untuk mengutamakan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dalam menjalankan perusahaan.

"Saya harap Pak Irfan Setiaputra bisa menjalankan amanah dengan baik, mengikuti prinsip  dan bisa membawa Garuda lebih baik lagi. Pak Triawan Munaf dengan semua pengalaman beliau tentu akan mampu memberikan masukan strategi pemasaran dan meningkatkan citra Garuda yang sempat terganggu," ungkapnya.

Selain itu, Menteri Erick juga mengungkapkan alasan menunjuk putri Mantar Presiden RI Abdurahman Wahid atau Gus Dur yakni Yenny Wahid sebagai komisaris independen.

"Khusus untuk Ibu Yenny Wahid, figur perempuan yang sangat mumpuni. Bu Yenny merupakan komisaris independen perwakilan publik yang dapat dipercaya," pungkasnya.

Penggantian jajaran direksi Garuda sebelumnya berlangsung cukup dramatis. Jabatan Ari Askhara sebagai Dirut Garuda dicopot bersamaan dengan tiga direksi lainnya karena skandal penyelundupan motor gede. Tindakan itu dinilai banyak pihak sebagai tindakan memalukan yang dilakukan oleh jajaran petinggi BUMN. Oleh karena itu publik mendukung langkah tegas Kementerian BUMN merombak jajaran direksi Garuda Indonesia.  (E-1)

BERITA TERKAIT