22 January 2020, 07:40 WIB

Pemerintah Serius Dandani Labuan Bajo


John Lewar | Nusantara

PEMERINTAH telah menjadikan Labuan Bajo sebagai kawasan pariwisata prioritas pada 2020 dan serius membenahinya agar menjadi destinasi unggulan sehingga bisa memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Komitmen itu kembali disampaikan Presiden Joko Widodo pada penyerahan sertifikat hak atas tanah kepada rakyat di halaman Kantor Bupati Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, kemarin. "Kalau turis semakin banyak ke sini, belanja banyak di sini, seperti tadi disampaikan Pak Bupati (Manggarai Barat), pendapatan asli daerah saja meningkat sampai 1.000% dan nanti setelah selesai (pembangunan kawasan wisata), enggak tahu meloncatnya akan berapa kali lipat lagi," ujarnya.

Presiden ingin Labuan Bajo kian cantik sehingga menambah daya pikat bagi para wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Dia katakan, akan ada perubahan besar-besaran di Labuan Bajo. Soal akses, misalnya, Bandara Komodo tengah direvitalisasi dengan anggaran Rp1,2 triliun dan ditargetkan rampung tahun ini.

Pun dengan sarana dan prasarana seperti trotoar dan jalan yang akan dibuat secantik mungkin. Presiden menginstruksikan Kementerian Pekerjaaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk menunaikan tugas itu.

Hotel-hotel besar juga akan dibangun, penyediaan air bersih bakal diprioritaskan pula sehingga para pelancong dapat leluasa menikmati keindahan Labuan Bajo "Jatah untuk tata kota Labuan Bajo Rp900 miliar lebih. Ini diharapkan mampu mempercantik sehingga menjadi kota pariwisata superpremium," ucap Jokowi disambut riuh ribuan warga.

Selain itu, tambah Presiden, pemerintah akan menyiapkan tempat persemaian atau nursery di kawasan wisata Labuan Bajo. "Saya siapkan mungkin setiap tahun 5 juta bibit pohon yang nanti kita tanam bersama-sama agar ini semuanya menjadi hijau."

Presiden mengajak masyarakat Labuan Bajo bersiap menerima kunjungan para wisatawan. "Semuanya kita harus siap, ramah terhadap wisatawan, tidak buang sampah sembarangan baik di darat maupun di laut. Itu penting sekali," tuturnya.

Turut mendam-pingi Presiden antara lain Mensesneg Pratikno, Menhub Budi Karya Sumadi, Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono, Gubernur NTT Viktor Laiskodat, dan Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch Dula.

Dari Jakarta, Wakil Ketua Umum Gabungan Industri Pariwisata Indonesia Michael Umbas menilai Presiden Jokowi telah menunjukkan kemampuannya sebagai lokomotif pariwisata nasional. Presiden mampu menarik semua elemen untuk bekerja tuntas dan tepat agar sektor pariwisata bisa bergerak maju dan menarik devisa.

"Kunjungan Presiden ke Labuan Bajo menunjukkan keseriusan, tidak hanya memberi instruksi, tapi turun langsung ke bawah memastikan dan mengecek lapangan, merasakan denyut aktivitas masyarakat dan pelaku industri untuk mengambil kebijakan yang komprehensif,'' ujar Michael. (JL/Ant/X-8)

BERITA TERKAIT