22 January 2020, 05:30 WIB

Beri Ruang bagi UMKM untuk Berkembang


Despian Hidayat | Ekonomi

WAKIL Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mengapresiasi rencana pemerintah untuk terus memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam lima tahun ke depan. Termasuk membawa UMKM Indonesia untuk naik kelas.

Perempuan yang akrab disapa Rerie ini menilai UMKM memiliki posisi strategis sebagai salah satu bagian ketahanan nasional. Untuk mendorong UMKM bisa tumbuh dan berkembang, pemerintah tinggal memberikan ruang lebih untuk UMKM.

"Tinggal diberikan ruang lebih banyak lagi. Karena makin banyak pengusaha kecil, UMKM bisa mandiri dan mengisi serta mewarnai pergerakan perekonomian. Dan (ekonomi) kita akan menjadi lebih sustainable," ujar Rerie seusai bertemu Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki di Jakarta, kemarin.

Dalam bidang pembiayaan, pemerintah tahun ini telah mengalokasikan kredit usaha rakyat (KUR) Rp190 triliun atau naik 36% jika dibandingkan dengan tahun lalu sebesar Rp140 triliun. Jumlah ini akan terus ditingkatkan hingga 2024 mencapai Rp325 triliun.

Pemerintah juga terus menggali potensi yang bisa dikembangkan UMKM dan terus memberdayakan mereka.

"Dengan memberdayakan UMKM, bukan hanya itu, melainkan juga lebih jauh lagi, yakni mencari potensi dan diolah, kemudian berdaya tinggi. Kita sudah tiga empat langkah di depan. Ini terobosan yang saya apresiasi sebagai wakil rakyat dan pimpinan MPR," tandas Rerie.

Dalam pertemuan di Kementerian Koperasi dan UMKM itu, Rerie sempat memaparkan potensi pengembangan UMKM yang berasal dari kemampuan masyarakat di wilayah Demak, Kudus, dan Jepara untuk membuat perhiasan dari bahan logam.

Ia mengajak Terry Wijaya Siput dari Manjusha Nusantara untuk mengembangkan kembali kekayaan khazanah Indonesia.

Dengan bantuan Terry yang sudah lama bergelut di bidang replika perhiasan, ungkap Rerie, akan ada penggabungan antara desain kuno dan modern yang menyesuaikan dengan tren fesyen saat ini.

"Kami melihat ada kesempatan untuk mengajak kawan-kawan UMKM di wilayah tersebut untuk kembali memulai produksi perhiasan Indonesia dengan desain kuno dan modern ada saat ini," tandasnya.

Menkop UKM Teten Masduki mengapresiasi hal yang disampaikan Rerie. Dia pun menambahkan, akan melakukan pendampingan dalam waktu dekat untuk UMKM yang berada di daerah tersebut.

" Nantinya akan ada program bersama supaya dalam waktu dekat kita lihat produk UMKM yang bisa dinaikkan kelasnya. Dari produk biasa kemudian punya nilai jual tinggi," pungkas Teten.

Sentuhan kreatif

Upaya untuk mendorong UMKM naik kelas juga dilakukan dengan menambahkan sentuhan kreatif.

Motulz Anto sebagai CEO Kreavi mengatakan dirinya bersama Staf Khusus Presiden Putri Tanjung akan memulai program sentuhan kreatif untuk produk UMKM di daerah tertentu.

"Kebetulan Putri Tanjung berpikir bagaimana caranya UMKM ini dapat sentuhan kreatif. Nah, ini yang akan kita coba buat program dalam waktu dekat ini untuk melibatkan sebanyak mungkin desainer anak muda untuk membantu UMKM," tandasnya. (Mir/E-1)

BERITA TERKAIT