22 January 2020, 00:55 WIB

Tampil Ganas Sejak Laga Perdana


Akmal Fauzi | Olahraga

PETENIS Spanyol Rafael Nadal membuktikan bahwa dia merupakan salah satu peserta yang ‘kejam’ di Australia Terbuka 2020.Tampil kemarin di babak pertama, petenis nomor satu dunia itu tidak ragu-ragu untuk menyelesaikan pertandingan dalam waktu singkat. Dia hanya butuh waktu dua jam untuk bisa menang 6-2, 6-3, dan 6-0 dari petenis Bolivia Hugo Dellien.

“Saya senang bisa memulai turnamen ini dengan hasil positif. Lapangan ini memberikan banyak kenangan dan memberikan energi positif. Bisa straight set lebih baik,” kata Nadal yang kini berusia 33 tahun.

Kemenangan dari Dellien yang merupakan petenis pertama Bolivia yang bertanding di Australia Terbuka, diakui Nadal penting karena itu bisa jadi modal berharga untuk merebut gelar pertama di Negeri Kanguru sejak 2009. Selain itu, langkah untul menyamai pencapaian Roger Federer meraih 20 trofi grand slam semakin terbuka.

Sepanjang kariernya di lapangan tenis, Nadal telah mengoleksi 19 gelar grand slam. Dari jumlah tersebut, 12 gelar diraih di Prancis Terbuka yang berlangsung di lapangan tanah liat.

Namun, Nadal mengaku tidak ingin memikirkan hal itu dan fokus pada pertandingan berikutnya.
“Saya perlu bermain di level tertinggi saya jika saya ingin terus maju di turnamen. Satu-satunya hal yang bisa saya lakukan adalah berusaha sekuat tenaga untuk terus berusaha sebaik mungkin,” ujar Nadal.

Di sisi lain, Nadal juga memuji perlawanan Dellien yang rupanya pernah menjadi mitra latihannya pada 10 tahun lalu. Saat itu Dellien masih berusia 16 tahun. “Dia (Dellien) tipe petarung, punya banyak cerita hebat di masa lalu. Saya sangat senang melihat dia levelnya sudah setinggi ini,” ujar Nadal.


Lebih siap

Mantan petenis putri nomor satu dunia Simona Halep lolos dari babak pertama setelah mengalahkan wakil Amerika Serikat Jennifer Brady, kemarin. Halep yang merupakan petenis asal Rumania, menang 7-6(5) dan 6-1 dari Brady.

Seusai pertandingan, Halep mengaku sangat lega bisa masuk ke babak kedua. Dia akui bahwa Brady membuat dirinya repot di set pertama. Namun, itu dikarenakan Halep rupanya belum menemukan ritme bermain yang pas. “Saya (di set kedua) berusaha untuk mengarahkan bola ke mana pun karena sebelumnya saya hanya diam di satu sudut.
Servis saya juga lebih baik di set kedua,” kata Halep yang selama lima tahun terakhir selalu jadi unggulan empat besar di Australia Terbuka.

Dikatakan Halep, dirinya juga lebih siap menghadapi Brady yang sebelumnya sempat dilawan pada tahun lalu di Toronto Terbuka.
Brady merupakan lawan yang memang harus diwaspadai oleh Halep karena selain pernah jadi lawan yang sulit untuk ditaklukkan di Toronto, Brady juga pernah menyingkirkan peraih gelar grand slam asal Rusia Maria Sharapova dan petenis putri terbaik dunia dari Australia saat ini Ashleigh Barty di Brisbane Terbuka 2020.

“Tapi, pertandingan hari ini (kemarin) juga berat. Saya tahu karena pernah bertemu dengannya beberapa bulan lalu,” ujar Halep yang kini berusia 28 tahun. (ATP/AusOpen/R-3)

BERITA TERKAIT