21 January 2020, 23:15 WIB

Ketua Senat Ajukan Proses Pemakzulan Cepat


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

PEMIMPIN Mayoritas Senat Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik, Mitch McConnell, telah meluncurkan proposal yang ditujukan untuk mempercepat sidang pemakzulan Presiden AS Donald Trump secepat mungkin, tanpa jaminan saksi atau bukti baru akan diizinkan.

Ketika Washington bersiap untuk memulai proses pemakzulan, McConnell merilis resolusi empat halamannya, Senin (20/1) malam, yang menguraikan jadwal dua hari yang padat bagi masing-masing pihak untuk memberikan pernyataan pembuka.

Aturan akan diperdebatkan dan dipilih pada saat senator bertemu untuk persidangan pada Selasa.
Di bawah rencana McConnell, argumen pembuka dari jaksa penuntut DPR akan dibatasi hingga 24 jam selama dua hari. Artinya para senator dapat menghadapi dua hari 12 jam untuk memulai proses persidangan. Tim hukum Trump diberikan waktu yang sama untuk menyampaikan kasus mereka.

Para senator kemudian akan diberi waktu hingga 16 jam untuk mengajukan pertanyaan terhadap penuntutan dan pembelaan, diikuti dengan empat jam debat. Hanya dengan demikian akan ada pemingutan suara untuk memanggil saksi lain.

Peraturan tersebut juga memungkinkan pemungutan suara oleh Senat untuk melewati proses persidangan, meskipun banyak yang yakin pemungutan suara semacam itu tidak akan mungkin.

Di sisi lain, Gedung Putih menyambut baik proposal persidangan cepat tersebut, hal itu diungkapkan Direktur Urusan Legislatif Gedung Putih, Eric Ueland.

“Kami bersyukur rancangan tersebut melindungi hak-hak presiden untuk peradilan yang adil, dan berharap dapat menghadirkan pembelaan yang kuat atas fakta dan proses secepat mungkin, dan mencari pembebasan secepat mungkin,” ungkapnya.


Aib nasional

Demokrat yang menuntut pemungutan suara dari para saksi untuk langsung dilaksanakan, menyebut proposal McConnell sebagai aib nasional.

Karena Partai Republik memegang mayoritas Senat, proposal McConnell kemungkinan akan disetujui oleh para senator dari partai presiden tersebut.

Pemimpin Demokrat Senat, Chuck Schumer, menyebut proposal itu aib nasional. “Jelas Senator McConnell ini mempersulit pengajuan saksi dan dokumen dan berniat mempercepat persidangan,” kata Schumer. Dia bersumpah untuk menggalang pemungutan suara untuk mengubah paket itu.

Sementara itu tim hukum Presiden Trump, yang mewakilinya di persidangan pemakzulan, menuntut agar ia segera dibebaskan oleh Senat. Mereka menyebut pemakzulan sebagai penyimpangan berbahaya dari konstitusi.

Presiden AS Donald Trump dipastikan tidak akan menyaksikan sidang pemakzulannya secara langsung di Senat AS. Hal itu di ka-renakan Trump diagendakan menghadiri Forum ekonomi dunia atau World Economic Forum (WEF) 2020 di Davos, Swiss, Selasa, (21/1).

Dalam acara WEF 2020, Trump akan memberikan pidato utamanya beberapa jam sebelum persidangan pemakzulannya dimulai.

“Menuju Davos, Swiss, untuk bertemu dengan pemimpin dunia dan para pemimpin bisnis, dan membawa kebijakan yang baik dan ratusan dolar kembali ke Amerika Serikat, kita sekarang nomor satu di semesta sejauh ini,” tulis tulis Trump dalam cuitan di Twitter pri-badinya, Selasa,(21/1). (TheGuardian/AFP/BBC/Rif/*/I-1)

BERITA TERKAIT