21 January 2020, 17:00 WIB

Polisi: Pelaku Bunuh Diri Sempat Ungkap Pernah Dibuly di Sekolah


Zaenal Arifin | Megapolitan

SISWI SMPN 147, SN, 14, pernah mendapat perundungan di sekolah. Hal ini disampaikan oleh kakak SN kepada ayahnya, Dinar Ariefianto, setelah kejadian SN lompat dari lantai tiga gedung sekolah pada Rabu (15/1).

"Setelah kejadian itu pada Rabu-nya, kakaknya cerita ke ayahnya kalau adiknya ini pernah di bully di sekolah, tapi bully seperti apa ayahnya tidak tahu," ujar kuasa hukum Dinar Ariefianto, Defrizal Djamaris, di Mapolsek Jakarta Timur, Selasa (21/1).

Baca juga: BSNP Longgarkan Pelaksanaan UN di Luar Negeri

Defrizal Djamaris mengaku tidak mengetahui secara pasti perundungan yang diterima SN ini verbal atau fisik karena menurut keterangan yang didapatnya, kakak dari SN ini tidak menjelaskan secara detail perundungan apa yang didapat SN di sekolah.

"Dia pernah dikeluarkan dari grup WA sekolah, tapi ngga tau nih, kalau bully fisik ngga pernah disampaikan ke ayahnya dan ngga pernah tahu juga ayahnya," ungkapnya.

Seperti diketahui, pihak di luar keluarga menyebut SN nekat lompat dari lantai tiga gedung sekolahnya, karena permasalahan dalam rumah tangga.

Namun, hal itu dibantah langsung oleh keluarga melalui kuasa hukum. Dan motif dari SN ini ingin menghabiskan nyawanya sendiri, sedang didalami oleh polisi dari Polres Jaktim, dengan memintai keterangan-keterangan dari pihak-pihak yang terkait. (OL-6)

BERITA TERKAIT