21 January 2020, 15:50 WIB

Polisi Prancis Tangkap Tujuh Orang Perencana Teror


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

PASUKAN keamanan Prancis menangkap tujuh orang yang diyakini merencanakan serangan teror. Para tersangka diketahui tengah bersiap melakukan perjalanan ke zona konflik di Irak dan Suriah.

Badan intelijen domestik Prancis, DGSI, menangkap para tersangka di kota pantai barat Brest dan wilayah Finistere di sekitarnya.

Beberapa dari mereka masuk dalam daftar ‘Fiche S’, yang berpotensi menimbulkan risiko keamanan lantaran terkait dengan kelompok militan. Proses investigasi akan menentukan sejauh mana keterlibatan tersangka dalam rencana serangan dan penerbangan ke Timur Tengah.

Prancis meningkatkan kewaspadaan sejak gelombang serangan kelompok ekstremis yang pada 2015 lalu, yang menewaskan lebih dari 250 orang. Puluhan warga Prancis juga dilaporkan bergabung dengan kelompok militan Negara Islam (IS) di Suriah dan Irak, sebelum pasukan koalisi pimpinan AS mengusir gerilyawan pada tahun lalu.

Baca juga: Prancis Berhasil Gagalkan Serangan Teror Terinspirasi 9/11

Para pemimpin IS juga mendesak pengikut di Prancis untuk melakukan serangan sendiri, termasuk menargetkan pasukan keamanan dan para pejabat. Ancaman serangan IS diyakini masih berlanjut. Otoritas Prancis telah menggagalkan beberapa plot teror dalam beberapa bulan terakhir.

Pada Mei lalu, polisi menangkap seorang anak berusia 16 tahun di Kota Strasbourg, bagian dari penyelidikan dugaan serangan pasukan keamanan dan Istana Kepresidenan Elysee.

Menteri Dalam Negeri Prancis, Christophe Castaner, mengungkapkan tiga orang dewasa dan seorang remaja ditangkap beberapa pekan lalu. Mereka diketahui merencanakan serangan teror besar.(AFP/OL-11)

BERITA TERKAIT