21 January 2020, 13:34 WIB

Dua Tersangka Karhutla Dipenjara di Lapas Bukit Semut


Rendy Ferdiansyah | Nusantara

DUA orang tersangka dugaan pembakaran hutan dan lahan di Kecamatan Merawan, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung dijebloskan ke lapas Bukit Semut Sungailiat. Kepala Kejaksaan Negeri Bangka, Rielki Jefri Huwae membenarkan pelimpahan tahap dua kasus karhutla di kecamatan Kerawang, dengan tersangka Abdullah dan Herman telah dilakukan penyidik ke Jaksa Penuntut Umum Kejari Bangka.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) menurutnya telah menyatakan berkas perkara yang dilimpahkan dinyatakan P21 sehingga telah memenuhi syarat baik formil maupun materilnya untuk dilimpahkan ke pengadilan.

"Jadi setelah ini akan ditindaklanjuti dengan proses pelimpahan ke pengadilan. Berikut tersangka dan barang buktinya berupa 1 unit PC mini yang digunakan untuk menggarap lahan yang dimaksud," ujarnya, Selasa (21/1/).

Ia menambahkan setelah penyidik Satreskrim Polres Bangka melakukan pelimpahan tahap dua terhadap kasus tersebut, kewenangan penanganan perkara yang dimaksud menjadi kewenangan Kejaksaan.

"Kedua tersangka kita lakukan penahanan dan sekarang sudah kita titipkan di Rutan Bukit Semut Sungailiat," sambung Rielki.

Diakuinya, ditahan atau tidaknya seorang tersangka oleh JPU   setelah menerima pelimpahan tahap dua dari penyidik, melalui pertimbangan yang matang, baik pertimbangan subjektif maupun pertimbangan objektif.

baca juga: Wartawan Penumpang Kapal Pinisi di Labuan Bajo Selamat semua

"Jadi Kejaksaan punya pertimbangan sendiri. Artinya teman-teman di penyidik punya pertimbangan sendiri, Kejaksaan punya pertimbangan sendiri karena kejaksaan akan mempertimbangkan semua hal yang terkait dengan secara subjektif dan objekti."

Adapun luasan lahan yang diduga dibakar oleh kedua tersangka pada Oktober 2018 kurang lebih 3 hektare. (OL-3)

 

 

BERITA TERKAIT