21 January 2020, 12:30 WIB

Pejuang Keanekaragaman Hayati Sensus Burung Air di Ancol


Bintang Krisanti | Weekend

SEKELOMPOK orang dengan peralatan kamera berlensa panjang hadir di Taman Wisata Ancol, Jakarta, Jumat (17/1). Kelompok yang terdiri dari pria dan wanita ini kemudian mengambil tempat di beberapa tititk kawasan seluas 150ha itu dan serius menilik lewat balik lensa kamera.

Bukan sekadar berburu foto pemandangan alam, kelompok bernama Biodiversity Warrios (BW) ini melakukan sensus burung air. Sensus itu menjadi bagian Asian Waterbird Census (AWC), sebuah kegiatan kesukarelawanan yang dilakukan setiap tahun di setiap minggu ke-2 dan ke-3 di bulan Januari. Kegiatan ini dilakukan serentak secara internasional meliputi wilayah Afrika, Amerika, dan Eropa, dan Australasia (Australia, Selandia Baru, Kepulauan Papua New Guinea, dan Kepulauan Pasifik)

Yayasan Kehati yang merupakan payung BW menjelaskan jika Taman Impian Jaya Ancol dipilih menjadi kegiatan sensus burung air Asia tahun ini karena lokasi yang berada di pesisir Jakarta dan merupakan daerah tujuan wisata. Selain itu lokasi tersebut dianggap penting bagi pelestarian burung air di Jakarta dan diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi daerah wisata pantai lainnya di Indonesia.

“Yayasan KEHATI secara konsisten memperkenalkan kekayaan keanekaragaman hayati Indonesia kepada generasi muda, salah satunya melalui kegiatan peringatan hari besar lingkungan seperti Asian Waterbird Census 2020. Kita ingin menunjukan bahwa kota besar seperti Jakarta pun masih memiliki keragaman satwa yang cukup tinggi,”jelas Direktur Eksekutif Yayasan KEHATI Riki Frindos.

Kegiatan sensus ini dilakukan bersama-sama dengan anggota BW dari beberapa daerah seperti Aceh, Medan, Bali, Purwokerto, dan Jakarta. Sebelumnya, BW Yayasan KEHATI melakukan kegiatan di Hutan Lindung Angke Kapuk, dan berhasil mengindentifikasi sejumlah 132 ekor dari 14 jenis burung air.

Hasil sensus burung air Asia 2020 ini nantinya akan dilaporkan kepada Wetland Indonesia Program sebagai koordinator AWC Indonesia dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Hasil pengamatan dapat menjadi pengayaan data keanekaragamman hayati Pemprov DKI Jakarta.

Biodiversity Warriors adalah gerakan anak muda yang bertujuan memopulerkan keanekaragaman hayati baik dari sisi keunikan, pelestarian, dan pemanfaatan secara berkelanjutan. Didirikan sejak 2014, BW sudah memiliki lebih dari 2.000 anggota dari beberapa universitas di Indonesia. (RO/M-1)

BERITA TERKAIT